BerandaBisnisKemenhub Jajaki China dan Rusia untuk Proyek Kereta Trans Kalimantan

Kemenhub Jajaki China dan Rusia untuk Proyek Kereta Trans Kalimantan

Date:

Trending

Patok Merah Putih Sebagai Tanda Dimulakan Pembangunan Asrama Yatim Yayasan PADI

M4M4T.COM, Kabupaten Bekasi -Hari Ahad, 30 Juni 2024 akan...

Gelaran PON XXI, Putra Nababan: Pelaku Parekraf Jadi Lokomotif Geliat Ekonomi

M4M4T.COM, Jakarta - Geliat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON)...

Perbakin Kota Bandarlampung Helat Kejuaraan Menembak Nasional

M4M4T.COM, Bandarlampung - Pengurus Kota (Pengkot) Perbakin Kota Bandarlampung...

Penelusuran Tim Media AsMEN Ungkap Sejarah Istana Kepresidenan Yogyakarta

M4M4T.COM | Yogyakarta - Sejumlah perwakilan media massa yang...

Tiga Tahun Berturut-turut, Kemendagri Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa melalui Gerakan 10 Juta Bendera

M4M4T.COM, Pekanbaru – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat...
spot_imgspot_img

JAKARTA _ mamatnews.com – Pemerintah sedang aktif menjajaki kerja sama dengan China dan Rusia untuk merealisasikan proyek strategis Kereta Api Trans Kalimantan. Langkah ini diambil sebagai tindak lanjut arahan Presiden untuk mempercepat pembangunan jaringan perkeretaapian nasional melalui skema investasi.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menjelaskan pihaknya telah berkoordinasi dengan PT Kereta Api Indonesia. KAI saat ini tengah menyusun peta jalan pengembangan Kereta Trans Sumatera dan Kereta Trans Kalimantan sebagai pedoman bagi calon investor, baik dari dalam maupun luar negeri.

“Kita tindaklanjuti arahan Presiden, sudah berkoordinasi dengan KAI. Mereka siapkan peta jalannya, lalu kita harap ada investasi untuk menggarap kedua jalur tersebut,” ujar Dudy di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (6/8/2026).

Kondisi kedua proyek berbeda jauh: Trans Sumatera sebagian besar jaringan sudah ada dan tinggal disambungkan, sedangkan Trans Kalimantan harus dibangun sepenuhnya dari nol. Pemerintah kembali membuka komunikasi dengan negara-negara yang sebelumnya berminat, di antaranya China dan Rusia. “Kita buka kembali dan jajaki peluang kerja sama dengan mereka,” tambahnya.

Hingga kini besaran nilai investasi belum ditetapkan, mengingat para calon mitra masih menyusun kajian kelayakan bisnis. Prioritas pengerjaan nanti akan bergantung pada penilaian investor. PT KAI diketahui lebih memprioritaskan Trans Sumatera karena potensi logistiknya sudah jelas, sementara Trans Kalimantan lebih banyak diminati oleh investor asal China dan Rusia.
[ Annisaa ]

( Dok. Foto : iNews.id

Langganan

- - Tidak Pernah Ketinggalan Berita Terbaru

- Dapat Mengkases Berita Ekslusif

- Gratis

Untuk Kamu

spot_img

Tinggalkan Balasan