BerandaBerita UtamaHari ke-9 Pencarian: 22 Kapal & 570 Personel Sisir Tenggara Gunung Anak...

Hari ke-9 Pencarian: 22 Kapal & 570 Personel Sisir Tenggara Gunung Anak Krakatau

Date:

Trending

Patok Merah Putih Sebagai Tanda Dimulakan Pembangunan Asrama Yatim Yayasan PADI

M4M4T.COM, Kabupaten Bekasi -Hari Ahad, 30 Juni 2024 akan...

Gelaran PON XXI, Putra Nababan: Pelaku Parekraf Jadi Lokomotif Geliat Ekonomi

M4M4T.COM, Jakarta - Geliat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON)...

Perbakin Kota Bandarlampung Helat Kejuaraan Menembak Nasional

M4M4T.COM, Bandarlampung - Pengurus Kota (Pengkot) Perbakin Kota Bandarlampung...

Penelusuran Tim Media AsMEN Ungkap Sejarah Istana Kepresidenan Yogyakarta

M4M4T.COM | Yogyakarta - Sejumlah perwakilan media massa yang...

Tiga Tahun Berturut-turut, Kemendagri Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa melalui Gerakan 10 Juta Bendera

M4M4T.COM, Pekanbaru – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat...
spot_imgspot_img

PANDEGLANG _ mamatnews.com — Memasuki hari kesembuhan pencarian, Tim SAR Gabungan memperluas jangkauan pencarian delapan orang — lima jurnalis dan tiga awak kapal — yang hilang kontak di perairan Selat Sunda. Fokus hari ini, Rabu (16/9/2026), diarahkan ke wilayah tenggara Gunung Anak Krakatau, berdasarkan perhitungan arah arus, gelombang, dan angin.

Kasi Operasi Basarnas Banten Rizki Dwiyanto menjelaskan operasi mencakup total area 3.439 mil laut persegi, dikerahkan 22 kapal dan 570 personel. Armada terdiri dari 3 KN SAR, 2 RIB, 5 KRI, 2 KAL, 1 RBB, serta 8 kapal Polairud.

Area pencarian dibagi menjadi delapan sektor:

– Sektor A (511 mil²): KRI Dewa Kembar & KP Sanjaya
– Sektor B (539 mil²): KN SAR Basudewa
– Sektor C (585 mil²): KRI Leuser
– Sektor D (319 mil²): KN SAR Antasena & KRI Lepu
– Sektor E (271 mil²): RIB 02 Lampung & KAL Pohawang
– Sektor F (265 mil²): 7 kapal kepolisian
– Sektor G (282 mil²): RIB 02 Banten, KAL Anyer & RBB Pulau Peucang
– Sektor H (667 mil² — terluas): KN SAR Tetuka, KRI Kerapu, KRI Gilimanuk & KN Damaru

Hingga saat ini, belum ditemukan tanda keberadaan para korban. Operasi terus berjalan tanpa henti.
[ Annisaa ]

( Dok. Foto : Liputan6.com )

Langganan

- - Tidak Pernah Ketinggalan Berita Terbaru

- Dapat Mengkases Berita Ekslusif

- Gratis

Untuk Kamu

spot_img

Tinggalkan Balasan