BerandaBerita UtamaIndonesia Resmi Umumkan Pencalonan Anggota Tidak Tetap DK PBB 2029–2030 di Sidang...

Indonesia Resmi Umumkan Pencalonan Anggota Tidak Tetap DK PBB 2029–2030 di Sidang Majelis Umum

Date:

Trending

Patok Merah Putih Sebagai Tanda Dimulakan Pembangunan Asrama Yatim Yayasan PADI

M4M4T.COM, Kabupaten Bekasi -Hari Ahad, 30 Juni 2024 akan...

Gelaran PON XXI, Putra Nababan: Pelaku Parekraf Jadi Lokomotif Geliat Ekonomi

M4M4T.COM, Jakarta - Geliat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON)...

Perbakin Kota Bandarlampung Helat Kejuaraan Menembak Nasional

M4M4T.COM, Bandarlampung - Pengurus Kota (Pengkot) Perbakin Kota Bandarlampung...

Penelusuran Tim Media AsMEN Ungkap Sejarah Istana Kepresidenan Yogyakarta

M4M4T.COM | Yogyakarta - Sejumlah perwakilan media massa yang...

Tiga Tahun Berturut-turut, Kemendagri Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa melalui Gerakan 10 Juta Bendera

M4M4T.COM, Pekanbaru – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat...
spot_imgspot_img

JAKARTA __ mamatnews.com — Menteri Luar Negeri Sugiono secara resmi menyampaikan pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) untuk masa jabatan 2029–2030 di hadapan Sidang ke-81 Majelis Umum PBB, Sabtu (26/9) waktu New York.

Membawa tema “Membina Persatuan, Memajukan Perdamaian”, Sugiono menjelaskan visi pencalonan tersebut: membangun kepercayaan terhadap sistem kerja sama dunia serta menjaga ruang dialog tetap terbuka, sekaligus mendorong penegakan hukum internasional demi tercapainya perdamaian yang adil dan berkelanjutan.

“Konstitusi kita mengamanatkan kontribusi bagi dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Melalui diplomasi dan mediasi, Indonesia bertekad mewujudkannya di forum tertinggi ini,” tegasnya.

Indonesia menegaskan kesiapannya didasari rekam jejak panjang dalam menjaga perdamaian dunia. Sejak 1957, RI menjadi salah satu penyumbang pasukan penjaga perdamaian terbesar PBB; kontribusi di Lebanon lewat misi UNIFIL saja telah berlangsung selama 20 tahun.

Apabila terpilih, Indonesia berkomitmen memperluas dialog, menyatukan pandangan, dan mengubah tanggung jawab bersama menjadi kerja sama yang nyata. “Kami akan tetap terbuka bagi semua pihak dan menjaga ruang kerja sama senantiasa terbuka,” ujar Sugiono.

Pencalonan ini telah dirintis sejak Pernyataan Pers Tahunan Menlu pada 14 Januari 2026. Sepanjang sejarah, Indonesia telah empat kali menjabat anggota tidak tetap DK PBB — 1973–1974, 1995–1996, 2007–2008, dan 2019–2021 — serta memegang presidensi pada Agustus 2020. Kampanye penggalangan dukungan kini akan segera diperluas.
[ Uswatun ]

( Dok. Foto : ANTARA )

Langganan

- - Tidak Pernah Ketinggalan Berita Terbaru

- Dapat Mengkases Berita Ekslusif

- Gratis

Untuk Kamu

spot_img

Tinggalkan Balasan