JAKARTA __ mamatnews.com — Penyaluran bantuan perumahan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) baru mencapai sekitar 50 persen dari target 350.000 unit hingga awal Oktober 2026. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait mempertanyakan capaian tersebut dalam rapat evaluasi yang digelar di Jakarta Pusat, Jumat (9/10/2026).
Hingga 9 Oktober, realisasi baru mencapai 177.161 unit — terdiri dari 177.140 unit rumah tapak dan 21 unit rumah susun. Dengan sisa waktu tiga bulan menuju akhir tahun, Menteri Ara menegaskan perlunya peningkatan kinerja secara signifikan. “Hanya 50 persen, apakah ini hasil terbaik yang bisa diberikan?” tanyanya.
Menanggapi hal tersebut, jajaran BP Tapera berkomitmen mempercepat penyaluran. Seluruh pimpinan, termasuk para komisioner dan deputi, akan turun langsung ke lapangan melakukan sosialisasi dan pemasaran rumah subsidi yang sudah siap huni. Masyarakat akan diajak melihat langsung unit perumahan yang tersedia, didampingi perbankan dan pengembang. Fokus penugasan juga diarahkan ke daerah dengan stok dan kepadatan penduduk tinggi.
[ Annisaa ]
( Dok. Foto : detik.com )




