BerandaBerita UtamaPemulihan Fasilitas Kesehatan Pasca Bencana di Sumatera: RS Beroperasi Kembali dalam Sebulan,...

Pemulihan Fasilitas Kesehatan Pasca Bencana di Sumatera: RS Beroperasi Kembali dalam Sebulan, Pustu Rusak Berat Akan Dibangun Ulang

Date:

Trending

Patok Merah Putih Sebagai Tanda Dimulakan Pembangunan Asrama Yatim Yayasan PADI

M4M4T.COM, Kabupaten Bekasi -Hari Ahad, 30 Juni 2024 akan...

Gelaran PON XXI, Putra Nababan: Pelaku Parekraf Jadi Lokomotif Geliat Ekonomi

M4M4T.COM, Jakarta - Geliat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON)...

Perbakin Kota Bandarlampung Helat Kejuaraan Menembak Nasional

M4M4T.COM, Bandarlampung - Pengurus Kota (Pengkot) Perbakin Kota Bandarlampung...

Penelusuran Tim Media AsMEN Ungkap Sejarah Istana Kepresidenan Yogyakarta

M4M4T.COM | Yogyakarta - Sejumlah perwakilan media massa yang...

Tiga Tahun Berturut-turut, Kemendagri Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa melalui Gerakan 10 Juta Bendera

M4M4T.COM, Pekanbaru – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat...
spot_imgspot_img

JAKARTA __ mamatnews.com — Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin melaporkan progres pemulihan fasilitas kesehatan pasca bencana banjir dan aliran lumpur yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada akhir November 2025. Berkat upaya terpadu, seluruh rumah sakit di ketiga provinsi tersebut sudah dapat kembali beroperasi dalam waktu satu bulan setelah peristiwa bencana.

“Alhamdulillah, dalam satu bulan seluruh rumah sakit sudah berfungsi kembali. Belum sepenuhnya seperti sedia kala, namun layanan-layanan esensial yang sangat dibutuhkan masyarakat sudah dapat dilayani,” ujar Budi di Jakarta, Kamis, didampingi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Bencana tersebut berdampak pada hampir 100 rumah sakit, sekitar 1.000 puskesmas, dan sekitar 2.000 puskesmas pembantu (pustu). Pemulihan dilakukan secara bertahap dengan prioritas berurutan: rumah sakit terlebih dahulu, kemudian puskesmas, dan terakhir pustu. Rumah sakit didahulukan karena menangani pasien kritis serta layanan yang tidak dapat ditunda seperti operasi, persalinan, dan cuci darah.

Dalam dua setengah bulan, seluruh puskesmas telah kembali beroperasi. Puskesmas berperan penting memberikan layanan dasar, imunisasi, serta menyaring pasien rujukan agar beban rumah sakit tidak berlebihan. Sementara itu, pemulihan pustu masih berjalan. Sebagian besar telah berfungsi kembali, namun enam pustu di Sumatera Utara mengalami kerusakan sangat parah hingga hanyut terbawa arus, sehingga harus dicarikan lokasi baru untuk pembangunan kembali.

Pemulihan ini melibatkan kerja sama lintas kementerian: Kementerian PUPR menangani pembangunan fisik, sedangkan Kementerian Kesehatan menyediakan alat kesehatan dan sarana penunjang. Hingga September 2026, Kemenkes telah menyalurkan anggaran sebesar Rp157,88 miliar. Diharapkan seluruh fasilitas kesehatan beroperasi secara penuh pada akhir 2026, dan pemulihan fisik tuntas pada 2027.
[ Annisaa ]

( Dok. Foto : ANTARA )

Langganan

- - Tidak Pernah Ketinggalan Berita Terbaru

- Dapat Mengkases Berita Ekslusif

- Gratis

Untuk Kamu

spot_img

Tinggalkan Balasan