BerandaInternasionalKerusuhan Pecah di Milan, 2.000 Pemuda Jarahi Kawasan Ikonik Duomo

Kerusuhan Pecah di Milan, 2.000 Pemuda Jarahi Kawasan Ikonik Duomo

Date:

Trending

Patok Merah Putih Sebagai Tanda Dimulakan Pembangunan Asrama Yatim Yayasan PADI

M4M4T.COM, Kabupaten Bekasi -Hari Ahad, 30 Juni 2024 akan...

Gelaran PON XXI, Putra Nababan: Pelaku Parekraf Jadi Lokomotif Geliat Ekonomi

M4M4T.COM, Jakarta - Geliat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON)...

Perbakin Kota Bandarlampung Helat Kejuaraan Menembak Nasional

M4M4T.COM, Bandarlampung - Pengurus Kota (Pengkot) Perbakin Kota Bandarlampung...

Penelusuran Tim Media AsMEN Ungkap Sejarah Istana Kepresidenan Yogyakarta

M4M4T.COM | Yogyakarta - Sejumlah perwakilan media massa yang...

Tiga Tahun Berturut-turut, Kemendagri Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa melalui Gerakan 10 Juta Bendera

M4M4T.COM, Pekanbaru – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat...
spot_imgspot_img

MOSKOW __ mamatnews.com — Gelombang kerusuhan kembali meletus di pusat kota Milan, Italia, pada Minggu (18/10/2026), sehari setelah bentrokan besar saat aksi protes menentang kenaikan biaya hidup. Sekelompok sekitar 2.000 pemuda mengamuk di kawasan ikonik Piazza del Duomo, memecahkan kaca etalase toko dan menjarah sejumlah tempat usaha.

Dilaporkan dari La Repubblica, para pelaku menggunakan tempat sampah, kursi, dan sepeda listrik untuk menghancurkan kaca bangunan, lalu menerobos masuk ke dalam toko perlengkapan olahraga dan supermarket. Polisi segera memperkuat pengamanan di lokasi, menempatkan mobil patroli, personel tambahan, serta kendaraan meriam air untuk mencegah eskalasi lebih lanjut. Meski situasi terpantau mulai tenang, seruan berkumpul di Duomo masih beredar di media sosial.

Secara keseluruhan, kerusuhan melanda Milan, Bologna, Turin, dan kota-kota lainnya. Kepolisian Italia mencatat 197 orang ditahan untuk diidentifikasi, 28 orang ditangkap — termasuk 12 anak di bawah umur dan enam warga negara asing — serta 141 petugas penegak hukum terluka. Asosiasi pengusaha Italia, Unimpresa, memperkirakan total kerugian akibat aksi perusakan ini mencapai sekitar 1,3 juta euro atau setara Rp26,3 miliar.
[ Annisaa ]

( Dok. Foto : ANTARA )

Langganan

- - Tidak Pernah Ketinggalan Berita Terbaru

- Dapat Mengkases Berita Ekslusif

- Gratis

Untuk Kamu

spot_img

Tinggalkan Balasan