BerandaWilayahDua Pendaki Tersesat di Gunung Piramid Ditemukan Meninggal, Evakuasi Ditunda Akibat Medan...

Dua Pendaki Tersesat di Gunung Piramid Ditemukan Meninggal, Evakuasi Ditunda Akibat Medan Terjal

Date:

Trending

Patok Merah Putih Sebagai Tanda Dimulakan Pembangunan Asrama Yatim Yayasan PADI

M4M4T.COM, Kabupaten Bekasi -Hari Ahad, 30 Juni 2024 akan...

Gelaran PON XXI, Putra Nababan: Pelaku Parekraf Jadi Lokomotif Geliat Ekonomi

M4M4T.COM, Jakarta - Geliat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON)...

Perbakin Kota Bandarlampung Helat Kejuaraan Menembak Nasional

M4M4T.COM, Bandarlampung - Pengurus Kota (Pengkot) Perbakin Kota Bandarlampung...

Penelusuran Tim Media AsMEN Ungkap Sejarah Istana Kepresidenan Yogyakarta

M4M4T.COM | Yogyakarta - Sejumlah perwakilan media massa yang...

Tiga Tahun Berturut-turut, Kemendagri Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa melalui Gerakan 10 Juta Bendera

M4M4T.COM, Pekanbaru – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat...
spot_imgspot_img

BONDOWOSO _ mamatnews.com – Kabar duka menyelimuti upaya pencarian dua pendaki yang hilang di kawasan Gunung Piramid, Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso. Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan kedua korban dalam keadaan tak bernyawa di dasar tebing yang sangat curam pada Selasa (4/8/2026) siang.

Kedua korban teridentifikasi sebagai Maliya Finda (51), warga Wonokromo Surabaya, serta Irfan Nasrul Laili (35), pemandu pendakian lokal asal Desa Wonosari, Bondowoso. Tim mulai menuju lokasi pencarian sejak pukul 09.10 WIB dan berhasil mendeteksi keberadaan mereka pada pukul 12.13 WIB di titik koordinat 08°36′00,22″ LS – 114°14′38,30″ BT, sekitar 170 meter ke arah tenggara dari titik awal pelaporan. Korban berada di dasar tebing dengan kemiringan 40 derajat dan kedalaman mencapai 60 meter.

Meskipun lokasi sudah diketahui, proses pengangkatan jenazah berjalan sangat lambat dan penuh risiko. Hingga batas waktu pukul 18.00 WIB, operasi evakuasi terpaksa dihentikan sementara. Kondisi gelap yang mulai menjelang, jarak pandang terbatas, ruang gerak yang sempit, serta potensi bahaya yang tinggi menjadi pertimbangan utama demi keselamatan seluruh personel di lapangan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi I Made Oka Astawa menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. “Kami telah berupaya maksimal hingga lokasi korban ditemukan. Namun mengingat medan ekstrem dan waktu yang makin malam, evakuasi kami hentikan dulu. Operasi akan dilanjutkan kembali Rabu pagi pukul 06.00 WIB,” ujarnya.

Pencarian ini mengerahkan gabungan kekuatan dari berbagai unsur: Pos SAR Jember, Kantor SAR Banyuwangi, BPBD Bondowoso, TNI-Polri, Brimob, PMI, APGI, Wanadri, relawan, dan warga sekitar. Berbagai sarana seperti kendaraan Rescue Car Tipe II, perlengkapan penyelamatan hutan dan pendakian teknis, alat kesehatan, alat komunikasi, hingga drone dikerahkan untuk menembus jalur yang dikenal sebagai Punggung Naga Gunung Piramid.
[ Uswatun ]

Sumber foto : Liputan6.com

Langganan

- - Tidak Pernah Ketinggalan Berita Terbaru

- Dapat Mengkases Berita Ekslusif

- Gratis

Untuk Kamu

spot_img

Tinggalkan Balasan