WASHINGTON _ mamatnews.com – Presiden AS Donald Trump diam-diam meninggalkan Turki menggunakan pesawat militer yang lebih kecil, di tengah dugaan ancaman pembunuhan dari Iran. Saat itu, Gedung Putih secara terbuka menyatakan ia tetap berada di dalam Air Force One.
Berdasarkan laporan media AS, Senin (10/8/2026), peristiwa terjadi saat Trump menghadiri KTT NATO di Ankara pada awal Juli. Meski sempat terlihat naik ke Air Force One dan terekam kamera, beberapa menit kemudian ia diam-diam dipindahkan ke pesawat C-32A menggunakan truk katering bandara. Langkah ini dilakukan untuk menyembunyikan lokasi keberadaannya dari publik, pers, bahkan sebagian staf sendiri.
Operasi pengamanan ketat itu dijalankan sehari setelah pasukan AS kembali melancarkan serangan ke Iran, menyusul kebuntuan jalur negosiasi kedua negara. Direktur Komunikasi Gedung Putih Steven Cheung menegaskan langkah tersebut merupakan bagian dari protokol keamanan tingkat tinggi demi menjamin keselamatan presiden.
[ Uswatun ]
( Dok. Foto : Liputan6.com )




