BerandaBerita UtamaPrabowo Targetkan Renovasi 10.000 Puskesmas & 514 Laboratorium Kesehatan Mulai 2027

Prabowo Targetkan Renovasi 10.000 Puskesmas & 514 Laboratorium Kesehatan Mulai 2027

Date:

Trending

Patok Merah Putih Sebagai Tanda Dimulakan Pembangunan Asrama Yatim Yayasan PADI

M4M4T.COM, Kabupaten Bekasi -Hari Ahad, 30 Juni 2024 akan...

Gelaran PON XXI, Putra Nababan: Pelaku Parekraf Jadi Lokomotif Geliat Ekonomi

M4M4T.COM, Jakarta - Geliat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON)...

Perbakin Kota Bandarlampung Helat Kejuaraan Menembak Nasional

M4M4T.COM, Bandarlampung - Pengurus Kota (Pengkot) Perbakin Kota Bandarlampung...

Penelusuran Tim Media AsMEN Ungkap Sejarah Istana Kepresidenan Yogyakarta

M4M4T.COM | Yogyakarta - Sejumlah perwakilan media massa yang...

Tiga Tahun Berturut-turut, Kemendagri Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa melalui Gerakan 10 Juta Bendera

M4M4T.COM, Pekanbaru – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat...
spot_imgspot_img

JAKARTA _ mamatnews.com – Presiden Prabowo Subianto mengumumkan program pembaruan besar-besaran fasilitas kesehatan dasar di seluruh Indonesia, mencakup renovasi 10.000 puskesmas dan pembangunan 514 laboratorium kesehatan masyarakat, yang dijadwalkan mulai berjalan pada 2027. Langkah ini disampaikan saat Rapat Paripurna DPR dalam rangka penyampaian RAPBN 2027, Jumat (14/8/2026).

“Puskesmas adalah benteng pertama kesehatan bangsa. Sudah puluhan tahun banyak yang tidak diperbaiki, mulai 2027 kita renovasi 10.000 puskesmas di 7.285 kecamatan, masing-masing mendapat anggaran sekitar Rp4 miliar. Daerah terpencil, terluar, dan tertinggal akan mendapat prioritas lebih,” ujar Prabowo.

Selain puskesmas, pemerintah juga akan membangun dan memperbaiki 514 laboratorium kesehatan di seluruh kabupaten/kota, yang ditargetkan selesai paling lambat 2030. Untuk menjangkau wilayah yang sulit diakses, disiapkan pula ambulans udara berupa pesawat kecil dan helikopter yang dapat mendarat di berbagai medan, termasuk lapangan rumput dan tepi sungai.

Prabowo menyoroti masih banyak ibu yang meninggal saat melahirkan karena harus menempuh perjalanan berjam-jam ke fasilitas kesehatan. “Negara harus sedekat mungkin dengan rakyat. Jika perlu, dokter pun akan diterbangkan ke lokasi yang membutuhkan, bukan sebaliknya,” tegasnya.
[ Annisaa ]
( Dok. Foto : Liputan6.com )

Langganan

- - Tidak Pernah Ketinggalan Berita Terbaru

- Dapat Mengkases Berita Ekslusif

- Gratis

Untuk Kamu

spot_img

Tinggalkan Balasan