LABUAN BAJO _ mamatnews.com — Gempa berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur pada Sabtu (15/8/2026) turut berdampak di wilayah Manggarai Barat, namun aktivitas pariwisata di Labuan Bajo dipastikan tetap berjalan normal dan tidak ada wisatawan yang menjadi korban.
Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi menyampaikan, gelombang tsunami kecil setinggi 0,3 meter sempat terpantau namun tidak menimbulkan kerusakan. Setelah berkoordinasi dengan BMKG, KSOP, dan unsur keamanan, pemerintah mengizinkan kembali aktivitas pelayaran dan perjalanan wisata berjalan seperti biasa.
Sebanyak 326 kapal yang beroperasi di perairan Labuan Bajo dilaporkan aman sepenuhnya, begitu pula layanan Bandara Komodo yang tetap melayani penerbangan sesuai jadwal tanpa gangguan berarti.
Meski aktivitas wisata berjalan lancar, gempa tetap memakan korban jiwa di wilayah tersebut. Seorang warga lanjut usia di Desa Golo Sepang, Kecamatan Boleng, meninggal dunia setelah tertimpa lemari saat gempa berlangsung. Sebagian warga lainnya mengalami luka ringan akibat kepanikan.
Dari hasil peninjauan lapangan, tercatat ratusan rumah mengalami kerusakan serta satu gedung kantor kecamatan di Kecamatan Kuwus Barat rusak berat. Pemerintah daerah terus melakukan pendataan menyeluruh untuk memastikan penanganan kerusakan berjalan cepat dan tepat sasaran.
[ Annisaa ]
( Dok. Foto : Liputan6.com )




