BerandaBerita UtamaKPK: Empat dari Delapan Tersangka OTT ATR/BPN Diduga Orang Kepercayaan Menteri Nusron...

KPK: Empat dari Delapan Tersangka OTT ATR/BPN Diduga Orang Kepercayaan Menteri Nusron Wahid

Date:

Trending

Patok Merah Putih Sebagai Tanda Dimulakan Pembangunan Asrama Yatim Yayasan PADI

M4M4T.COM, Kabupaten Bekasi -Hari Ahad, 30 Juni 2024 akan...

Gelaran PON XXI, Putra Nababan: Pelaku Parekraf Jadi Lokomotif Geliat Ekonomi

M4M4T.COM, Jakarta - Geliat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON)...

Perbakin Kota Bandarlampung Helat Kejuaraan Menembak Nasional

M4M4T.COM, Bandarlampung - Pengurus Kota (Pengkot) Perbakin Kota Bandarlampung...

Penelusuran Tim Media AsMEN Ungkap Sejarah Istana Kepresidenan Yogyakarta

M4M4T.COM | Yogyakarta - Sejumlah perwakilan media massa yang...

Tiga Tahun Berturut-turut, Kemendagri Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa melalui Gerakan 10 Juta Bendera

M4M4T.COM, Pekanbaru – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat...
spot_imgspot_img

JAKARTA _ mamatnews.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan empat dari delapan tersangka dalam kasus suap pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di lingkungan Kementerian ATR/BPN diduga merupakan orang kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid.

Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein menyebut keempat sosok tersebut adalah mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, Ketua DPP Partai Golkar Fahd Arafiq, serta dua pihak swasta yakni Erwin dan Muhammad Fakhry. “Keduanya diduga sebagai orang kepercayaan menteri,” tegas Taufik di Gedung Merah Putih KPK, Selasa.

Kasus ini bermula dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar KPK di wilayah Jabodetabek pada 14 September 2026. Penyelidikan menunjuk pengurusan HGB PT Summarecon Agung Tbk di Kabupaten Bogor sebagai objek perkara.

Delapan orang yang ditetapkan sebagai tersangka terdiri dari pejabat maupun pihak terkait, yaitu Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Lampri, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I Sontang Coin Manurung, Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk Adrianto Pitojo Adhi, Rizal Pahlevi, serta keempat orang yang diduga dekat dengan menteri tersebut.
[ Annisaa ]

( Dok. Foto : ANTARA )

Langganan

- - Tidak Pernah Ketinggalan Berita Terbaru

- Dapat Mengkases Berita Ekslusif

- Gratis

Untuk Kamu

spot_img

Tinggalkan Balasan