BerandaBerita UtamaAsap Karhutla di Palangka Raya Makin Pekat, Warga Keluhkan Gangguan Kesehatan dan...

Asap Karhutla di Palangka Raya Makin Pekat, Warga Keluhkan Gangguan Kesehatan dan Belajar Daring Tanpa Batas Waktu

Date:

Trending

Patok Merah Putih Sebagai Tanda Dimulakan Pembangunan Asrama Yatim Yayasan PADI

M4M4T.COM, Kabupaten Bekasi -Hari Ahad, 30 Juni 2024 akan...

Gelaran PON XXI, Putra Nababan: Pelaku Parekraf Jadi Lokomotif Geliat Ekonomi

M4M4T.COM, Jakarta - Geliat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON)...

Perbakin Kota Bandarlampung Helat Kejuaraan Menembak Nasional

M4M4T.COM, Bandarlampung - Pengurus Kota (Pengkot) Perbakin Kota Bandarlampung...

Penelusuran Tim Media AsMEN Ungkap Sejarah Istana Kepresidenan Yogyakarta

M4M4T.COM | Yogyakarta - Sejumlah perwakilan media massa yang...

Tiga Tahun Berturut-turut, Kemendagri Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa melalui Gerakan 10 Juta Bendera

M4M4T.COM, Pekanbaru – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat...
spot_imgspot_img

JAKARTA __ mamatnews.com — Kabut asap kebakaran hutan dan lahan di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, belum menunjukkan tanda-tanda membaik. Justru warga mengeluhkan kondisinya semakin pekat dan berdampak buruk pada kesehatan serta aktivitas harian.

Nina Abadiah, warga setempat, menceritakan perubahan besar yang dialami keluarganya dalam dua bulan terakhir. “Kondisi udara justru makin buruk. Langit tampak menguning kemerahan, bau asap menusuk bahkan sampai masuk ke dalam rumah. Menggunakan AC pun tidak sepenuhnya membantu,” ungkapnya, Kamis (15/10/2026).

Keluhan kesehatan mulai dari sakit kepala, mual, muntah, hingga sakit perut dialami sejumlah warga. Kekhawatiran terbesar justru tertuju pada kelompok paling rentan, yaitu bayi dan anak-anak. Sementara itu, kegiatan belajar mengajar di sekolah tetap dilaksanakan secara daring. “Belajar dari rumah terus berjalan, tapi kami belum tahu sampai kapan kebijakan ini berlaku,” tambah Nina.

Warga berharap kondisi segera membaik agar anak-anak dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala. Hingga kualitas udara pulih sepenuhnya, masyarakat diimbau tetap waspada dan membatasi aktivitas di luar ruangan, terutama bagi kelompok yang rentan terhadap gangguan pernapasan.
[ Annisaa ]

( Dok. Foto : Liputan6.com )

Langganan

- - Tidak Pernah Ketinggalan Berita Terbaru

- Dapat Mengkases Berita Ekslusif

- Gratis

Untuk Kamu

spot_img

Tinggalkan Balasan