TOKYO _ mamatnews.com – Hujan deras yang memecahkan rekor curah hujan mengguyur wilayah timur Tokyo, khususnya Prefektur Chiba, sejak Kamis malam hingga Jumat (14/8/2026) pagi, memicu banjir luas yang menenggelamkan puluhan rumah, jalan raya, dan infrastruktur transportasi. Bencana ini menelan korban empat orang tewas, satu orang hilang, serta ribuan warga terpaksa mengungsi.
Curah hujan ekstrem tercatat mencapai 115 mm per jam di Kota Chiba dan 97 mm per jam di Kota Sakura, keduanya memecahkan rekor sepanjang sejarah pengamatan wilayah tersebut. Air bah dengan cepat meluap dan merendam permukiman, memaksa hampir 230.000 warga menerima peringatan evakuasi ke tempat yang lebih aman. Lebih dari 80 rumah terendam banjir, dan sekitar 23.000 rumah masih mengalami pemadaman listrik hingga Jumat pagi.
Pasukan Bela Diri Jepang dikerahkan untuk mengevakuasi sekitar 4.000 orang yang terjebak semalaman di Stasiun Soga. Ribuan penumpang juga terkendala di Bandara Narita karena layanan kereta dihentikan. Sementara itu, ratusan warga mengungsi di gedung pemerintahan Prefektur Chiba.
Badan Meteorologi Jepang telah menurunkan peringatan tertinggi hujan lebat, namun memperingatkan potensi hujan deras masih bisa terjadi. Pemerintah setempat terus menelusuri satu orang yang masih hilang serta memantau kerusakan yang terus berkembang.
[ Uswatun ]
( Dok. Foto : Liputan6.com )




