BerandaInternasionalBerhasil Diselamatkan Setelah 30 Jam Terjebak Reruntuhan Gempa Kolombia

Berhasil Diselamatkan Setelah 30 Jam Terjebak Reruntuhan Gempa Kolombia

Date:

Trending

Patok Merah Putih Sebagai Tanda Dimulakan Pembangunan Asrama Yatim Yayasan PADI

M4M4T.COM, Kabupaten Bekasi -Hari Ahad, 30 Juni 2024 akan...

Gelaran PON XXI, Putra Nababan: Pelaku Parekraf Jadi Lokomotif Geliat Ekonomi

M4M4T.COM, Jakarta - Geliat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON)...

Perbakin Kota Bandarlampung Helat Kejuaraan Menembak Nasional

M4M4T.COM, Bandarlampung - Pengurus Kota (Pengkot) Perbakin Kota Bandarlampung...

Penelusuran Tim Media AsMEN Ungkap Sejarah Istana Kepresidenan Yogyakarta

M4M4T.COM | Yogyakarta - Sejumlah perwakilan media massa yang...

Tiga Tahun Berturut-turut, Kemendagri Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa melalui Gerakan 10 Juta Bendera

M4M4T.COM, Pekanbaru – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat...
spot_imgspot_img

BOGOTA _ mamatnews.com – Tim penyelamat di Kota Cali, Kolombia, berhasil mengevakuasi seorang wanita bernama Diana yang terperangkap di bawah tumpukan puing selama sekitar 30 jam pasca gempa magnitudo 7,4 yang melanda negara tersebut pada Senin (10/8/2026). Wali Kota Cali Alejandro Eder menyampaikan kabar gembira itu lewat media sosial, menyebut keberhasilan ini berkat kerja keras gabungan tim penyelamat dan relawan.

Ditemukan dalam keadaan sadar dan stabil, Diana kemudian segera dirujuk untuk mendapatkan perawatan medis. Hingga Selasa (11/8/2026), data resmi mencatat sedikitnya 96 orang tewas dan 949 lainnya menderita luka-luka di wilayah Cali saja. Sebanyak 45 bangunan runtuh total atau sebagian, serta 93 hunian mengalami kerusakan berat. Masih ada 239 orang yang dilaporkan terjebak, sementara 86 orang telah berhasil diselamatkan.

Pusat gempa berada di sekitar San Jose del Palmar, wilayah Choco, dan getarannya terasa hingga ke negara tetangga. Pemerintah Kolombia sedang memproses penetapan status bencana nasional guna mempercepat penyaluran bantuan. Presiden Abelardo de la Espriella telah memerintahkan aparat militer dan instansi terkait memastikan bantuan serta sumber daya segera sampai ke daerah terdampak paling parah, di mana tim penyelamat saat ini masih terus berpacu dengan waktu.
[ Annisaa ]
( Dok. Foto : Liputan6.com )

Langganan

- - Tidak Pernah Ketinggalan Berita Terbaru

- Dapat Mengkases Berita Ekslusif

- Gratis

Untuk Kamu

spot_img

Tinggalkan Balasan