BerandaWilayahHilang Empat Hari, Pegawai Koperasi Ditemukan Meninggal di Kebun Singkon

Hilang Empat Hari, Pegawai Koperasi Ditemukan Meninggal di Kebun Singkon

Date:

Trending

Patok Merah Putih Sebagai Tanda Dimulakan Pembangunan Asrama Yatim Yayasan PADI

M4M4T.COM, Kabupaten Bekasi -Hari Ahad, 30 Juni 2024 akan...

Gelaran PON XXI, Putra Nababan: Pelaku Parekraf Jadi Lokomotif Geliat Ekonomi

M4M4T.COM, Jakarta - Geliat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON)...

Perbakin Kota Bandarlampung Helat Kejuaraan Menembak Nasional

M4M4T.COM, Bandarlampung - Pengurus Kota (Pengkot) Perbakin Kota Bandarlampung...

Penelusuran Tim Media AsMEN Ungkap Sejarah Istana Kepresidenan Yogyakarta

M4M4T.COM | Yogyakarta - Sejumlah perwakilan media massa yang...

Tiga Tahun Berturut-turut, Kemendagri Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa melalui Gerakan 10 Juta Bendera

M4M4T.COM, Pekanbaru – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat...
spot_imgspot_img

JAKARTA _ mamatnews.com — Misteri hilangnya seorang pria bernama Yulian Adi Putra (37) di Kabupaten Lampung Utara akhirnya berakhir duka. Korban yang dilaporkan hilang sejak Selasa (18/8/2026) ditemukan meninggal dunia di kebun singkong, Desa Sri Agung, Kecamatan Sungkai Jaya, pada Sabtu (22/8/2026).

Kasatreskrim Polres Lampung Utara AKP Ivan Roland Cristofel menjelaskan, jasad korban pertama kali ditemukan oleh pemilik kebun, Resa Cahyadi, sekitar pukul 10.30 WIB. Saat hendak memasuki lahan, saksi melihat sepeda motor milik korban terparkir di lokasi dan segera melaporkannya kepada Kepala Desa serta petugas Polsek Sungkai Jaya. Bersama warga, petugas kemudian menemukan tubuh korban terbaring di aliran air tak jauh dari kendaraannya.

Dari olah tempat kejadian perkara, polisi menemukan sejumlah barang milik korban seperti kunci motor, ponsel, helm, jaket, dan tas berisi dokumen koperasi. Tak jauh dari lokasi, juga ditemukan sebuah botol yang diduga berisi obat rumput. Kondisi jasad korban telah mengalami pembusukan, sehingga diperkirakan korban telah meninggal sejak empat hari lalu.

“Pada tubuh korban tidak ditemukan luka ataupun tanda-tanda kekerasan,” ujar Ivan. Polisi belum dapat memastikan penyebab kematian, sehingga jenazah kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk menjalani pemeriksaan autopsi.

Berdasarkan keterangan istri, beberapa hari sebelum menghilang korban diketahui kerap melamun dan sempat berpesan agar jika dirinya pergi, tidak perlu dicari. Keterangan tersebut kini menjadi bagian penyelidikan, sambil menunggu hasil pemeriksaan medis untuk menentukan penyebab pasti wafatnya korban.
[ Uswatun ]

( Dok. Foto : Liputan6.com )

Langganan

- - Tidak Pernah Ketinggalan Berita Terbaru

- Dapat Mengkases Berita Ekslusif

- Gratis

Untuk Kamu

spot_img

Tinggalkan Balasan