BerandaBisnisMenkeu Purbaya: Tidak Ada Rencana BI Berada di Bawah Kemenkeu, Fokus Perkuat...

Menkeu Purbaya: Tidak Ada Rencana BI Berada di Bawah Kemenkeu, Fokus Perkuat Sinergi Lembaga

Date:

Trending

Patok Merah Putih Sebagai Tanda Dimulakan Pembangunan Asrama Yatim Yayasan PADI

M4M4T.COM, Kabupaten Bekasi -Hari Ahad, 30 Juni 2024 akan...

Gelaran PON XXI, Putra Nababan: Pelaku Parekraf Jadi Lokomotif Geliat Ekonomi

M4M4T.COM, Jakarta - Geliat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON)...

Perbakin Kota Bandarlampung Helat Kejuaraan Menembak Nasional

M4M4T.COM, Bandarlampung - Pengurus Kota (Pengkot) Perbakin Kota Bandarlampung...

Penelusuran Tim Media AsMEN Ungkap Sejarah Istana Kepresidenan Yogyakarta

M4M4T.COM | Yogyakarta - Sejumlah perwakilan media massa yang...

Tiga Tahun Berturut-turut, Kemendagri Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa melalui Gerakan 10 Juta Bendera

M4M4T.COM, Pekanbaru – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat...
spot_imgspot_img

JAKARTA _ mamatnews.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa secara tegas membantah kabar yang beredar mengenai rencana penempatan Bank Indonesia (BI) di bawah koordinasi Kementerian Keuangan. Menurutnya, perombakan struktur lembaga keuangan negara bukanlah langkah yang tepat dilakukan saat ini, dan isu tersebut dinilai terlalu dini untuk dibahas.

“Enggak, yang bilang siapa? Nanti kita lihat perkembangannya seperti apa. Terlalu dini kalau kita bilang seperti itu,” ujar Purbaya usai konferensi pers hasil Rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, Selasa (4/8/2026).

Purbaya menjelaskan, alih-alih mengubah sistem yang sudah berjalan, hal yang paling krusial saat ini justru memperkuat kerja sama dan kolaborasi antarlembaga keuangan. “Ketika keadaan seperti ini, kurang baik jika mengubah sistem yang ada. Yang penting memperbaiki kinerja kita semua. Kita berkoordinasi lebih dekat dengan BI, OJK, LPS, dan Kemenkeu supaya kebijakan lebih sinergis. Itu saja yang dikejar,” tambahnya.

Merespons isu independensi bank sentral, Purbaya menyampaikan bahwa keterlibatan pihak lain seperti DPR maupun BPI Danantara harus tetap berjalan secara transparan. Ia mengutip pandangan DPR yang menegaskan bahwa lembaga mana pun termasuk bank sentral tetap perlu dalam pengawasan yang jelas, asalkan prosesnya terbuka dan sesuai aturan.

Terkait kehadiran BPI Danantara dalam forum KSSK, Purbaya kembali menegaskan lembaga tersebut tidak memiliki hak suara maupun wewenang mengambil keputusan. Kehadiran Danantara murni sebagai narasumber yang memberikan perspektif dunia usaha untuk memperkaya informasi bagi pengambil kebijakan.

“Danantara tidak bisa memengaruhi kita. Saat mengambil keputusan, hanya empat anggota utama KSSK—Kemenkeu, BI, OJK, dan LPS—yang berhak menentukan. Ke depan pun mereka tidak akan dimasukkan sebagai pengambil keputusan,” tegas Purbaya.

Kehadiran Danantara atas arahan Presiden tersebut diharapkan dapat memberikan masukan tambahan sehingga kebijakan yang diambil regulator menjadi lebih tepat sasaran dan komprehensif.
[ Uswatun ]

Sumber foto : Liputan6.com

Langganan

- - Tidak Pernah Ketinggalan Berita Terbaru

- Dapat Mengkases Berita Ekslusif

- Gratis

Untuk Kamu

spot_img

Tinggalkan Balasan