BerandaBerita UtamaMUI Mendesak Pemerintah Batalkan Konser Andrea Bocelli, Ingatkan Konsistensi Sikap Dukung Palestina

MUI Mendesak Pemerintah Batalkan Konser Andrea Bocelli, Ingatkan Konsistensi Sikap Dukung Palestina

Date:

Trending

Patok Merah Putih Sebagai Tanda Dimulakan Pembangunan Asrama Yatim Yayasan PADI

M4M4T.COM, Kabupaten Bekasi -Hari Ahad, 30 Juni 2024 akan...

Gelaran PON XXI, Putra Nababan: Pelaku Parekraf Jadi Lokomotif Geliat Ekonomi

M4M4T.COM, Jakarta - Geliat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON)...

Perbakin Kota Bandarlampung Helat Kejuaraan Menembak Nasional

M4M4T.COM, Bandarlampung - Pengurus Kota (Pengkot) Perbakin Kota Bandarlampung...

Penelusuran Tim Media AsMEN Ungkap Sejarah Istana Kepresidenan Yogyakarta

M4M4T.COM | Yogyakarta - Sejumlah perwakilan media massa yang...

Tiga Tahun Berturut-turut, Kemendagri Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa melalui Gerakan 10 Juta Bendera

M4M4T.COM, Pekanbaru – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat...
spot_imgspot_img

JAKARTA __ mamatnews.com — Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak pemerintah untuk membatalkan rencana konser penyanyi dunia Andrea Bocelli yang dijadwalkan digelar di Candi Borobudur pada 31 Oktober dan Jakarta pada 3 November 2026. Desakan ini muncul tak lama setelah pemerintah membatalkan konser musisi Amerika Serikat, Israel Houghton, bersama grup Israel & New Breed.

Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri, Prof. Sudarnoto Abdul Hakim, menegaskan pemerintah perlu bersikap konsisten. “Kami meminta konser ini dibatalkan demi menjaga prinsip keberpihakan kita pada kemanusiaan,” ujarnya dalam laman resmi MUI, Sabtu (10/10/2026).

Penolakan MUI didasari rekam jejak Bocelli yang disebut pernah mengikuti penggalangan dana untuk militer Israel di Los Angeles pada 2010, serta menggelar konser di Tel Aviv pada 2022. Bagi MUI, dukungan terhadap pihak yang dinilai terlibat kejahatan kemanusiaan di Gaza tidak dapat ditoleransi dan bertentangan dengan fatwa MUI yang mengharamkan dukungan terhadap Israel.

Sudarnoto juga meminta Kementerian Pariwisata serta Kementerian Kebudayaan dan Ekonomi Kreatif tidak mendukung kegiatan tersebut. “Kepentingan ekonomi tidak boleh mengalahkan prinsip kemanusiaan. Jangan berikan panggung kepada siapa pun yang ikut mendanai pembunuh warga Gaza dan Palestina,” tegasnya. MUI berharap pemerintah segera mengambil keputusan tegas terkait rencana konser ini.
[ Annisaa ]
( Dok. Foto : detik.com )

Langganan

- - Tidak Pernah Ketinggalan Berita Terbaru

- Dapat Mengkases Berita Ekslusif

- Gratis

Untuk Kamu

spot_img

Tinggalkan Balasan