BerandaBerita UtamaPerbaikan Tata Kelola BGN Berhasil Hemat Anggaran Rp38 Triliun, Program MBG Tetap...

Perbaikan Tata Kelola BGN Berhasil Hemat Anggaran Rp38 Triliun, Program MBG Tetap Berjalan Optimal

Date:

Trending

Patok Merah Putih Sebagai Tanda Dimulakan Pembangunan Asrama Yatim Yayasan PADI

M4M4T.COM, Kabupaten Bekasi -Hari Ahad, 30 Juni 2024 akan...

Gelaran PON XXI, Putra Nababan: Pelaku Parekraf Jadi Lokomotif Geliat Ekonomi

M4M4T.COM, Jakarta - Geliat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON)...

Perbakin Kota Bandarlampung Helat Kejuaraan Menembak Nasional

M4M4T.COM, Bandarlampung - Pengurus Kota (Pengkot) Perbakin Kota Bandarlampung...

Penelusuran Tim Media AsMEN Ungkap Sejarah Istana Kepresidenan Yogyakarta

M4M4T.COM | Yogyakarta - Sejumlah perwakilan media massa yang...

Tiga Tahun Berturut-turut, Kemendagri Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa melalui Gerakan 10 Juta Bendera

M4M4T.COM, Pekanbaru – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat...
spot_imgspot_img

JAKARTA __ mamatnews.com — Kementerian Keuangan mengungkapkan adanya efisiensi besar dalam pengelolaan anggaran Badan Gizi Nasional (BGN) seiring dengan terus diperbaikinya tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dari pagu awal Rp268 triliun, pagu efektif kini menjadi Rp229 triliun, artinya telah terjadi efisiensi sebesar Rp38 triliun.

Dirjen Anggaran Kemenkeu Sudarto menjelaskan hal ini dalam konferensi pers APBN KiTA di Jakarta, Jumat (9/10/2026). “Efisiensi ini bukan berarti program dipangkas, melainkan hasil dari penataan agar anggaran digunakan secara lebih tepat dan bermanfaat maksimal,” ujarnya. Kemenkeu mendorong perbaikan ini terus dipertahankan agar program mencapai target yang diharapkan.

Menteri Keuangan Suahasil Nazara pun menyampaikan apresiasi atas langkah BGN. Berbagai perbaikan telah diterapkan, termasuk mewajibkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) hingga menutup SPPG yang tidak memenuhi syarat. “Kini pengelolaan lebih tertib, penerima manfaat lebih tepat sasaran, dan distribusi berjalan lebih baik,” ungkap Suahasil.

Hingga 30 September 2026, realisasi anggaran MBG telah mencapai Rp153,19 triliun. Program ini kini menjangkau 57 juta penerima manfaat yang dilayani oleh lebih dari 27.000 SPPG di seluruh Indonesia. Anggaran akan disesuaikan dengan kebutuhan riil, sehingga setiap rupiah yang dikeluarkan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
[ Uswatun ]
( Dok. Foto : Kompas.tv )

Langganan

- - Tidak Pernah Ketinggalan Berita Terbaru

- Dapat Mengkases Berita Ekslusif

- Gratis

Untuk Kamu

spot_img

Tinggalkan Balasan