SERANG BARU _ mamatnews.com — Buah rambutan memang dikenal sebagai buah musiman yang kehadirannya sangat ditunggu masyarakat. Namun saat ini, musim rambutan belum tiba, sehingga ketersediaan di pasaran masih terbatas dan harganya pun tetap tinggi.
Di Pasar Cibenda, Desa Sirnajaya, Kecamatan Serang Baru, warga yang mencari rambutan harus merogoh kocek lebih dalam dibandingkan saat musim panen tiba. Seorang pedagang di lokasi yang enggan disebutkan namanya menjelaskan perbedaan harga yang cukup signifikan.
“Saat musim datang, harga rambutan biasanya hanya Rp2.500 per ikat. Tapi sekarang, karena belum musim dan pasokannya masih sedikit, harganya masih Rp7.500 untuk satu ikat,” ungkapnya.
Kondisi wajar terjadi karena pasokan rambutan yang masuk ke pasar masih terbatas, sebagian besar berasal dari daerah-daerah yang masuk masa panen lebih awal. Masyarakat yang ingin menikmati buah manis berwarna merah ini terpaksa bersabar atau membayar lebih mahal hingga musim rambutan tiba dalam beberapa waktu ke depan. Pedagang berharap dalam waktu dekat pasokan akan melimpah sehingga harga bisa kembali turun dan terjangkau bagi semua kalangan.
[ Annisaa ]




