BerandaInternasionalPuji Elon Musk Jenius, Putin Ungkap Komunikasi Rusia–AS Demi Rassvet dan Starlink

Puji Elon Musk Jenius, Putin Ungkap Komunikasi Rusia–AS Demi Rassvet dan Starlink

Date:

Trending

Patok Merah Putih Sebagai Tanda Dimulakan Pembangunan Asrama Yatim Yayasan PADI

M4M4T.COM, Kabupaten Bekasi -Hari Ahad, 30 Juni 2024 akan...

Gelaran PON XXI, Putra Nababan: Pelaku Parekraf Jadi Lokomotif Geliat Ekonomi

M4M4T.COM, Jakarta - Geliat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON)...

Perbakin Kota Bandarlampung Helat Kejuaraan Menembak Nasional

M4M4T.COM, Bandarlampung - Pengurus Kota (Pengkot) Perbakin Kota Bandarlampung...

Penelusuran Tim Media AsMEN Ungkap Sejarah Istana Kepresidenan Yogyakarta

M4M4T.COM | Yogyakarta - Sejumlah perwakilan media massa yang...

Tiga Tahun Berturut-turut, Kemendagri Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa melalui Gerakan 10 Juta Bendera

M4M4T.COM, Pekanbaru – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat...
spot_imgspot_img

MOSKOW _ mamatnews.com — Presiden Rusia Vladimir Putin memuji pendiri SpaceX Elon Musk sebagai sosok “benar-benar jenius” saat berbicara dalam KTT Rusia–Afrika yang digelar di Moskow pada Rabu (28/10/2026). Pujian itu disampaikan ketika Putin menjelaskan pentingnya koordinasi antara proyek internet satelit Rusia, Rassvet, dengan layanan Starlink milik Musk.

Putin menegaskan bahwa pihaknya menjalin komunikasi erat dengan mitra di Amerika Serikat, termasuk Musk, guna memastikan kedua jaringan satelit tidak saling mengganggu saat beroperasi di orbit Bumi. “Terlepas dari berbagai persoalan politik, kami terus bekerja keras,” ujarnya, sebagaimana dilaporkan BBC. Hingga saat ini, pihak SpaceX belum memberikan tanggapan atas pernyataan tersebut.

Secara kapasitas, Starlink jauh lebih unggul dengan sekitar 13.000 satelit yang telah diluncurkan. Sebaliknya, proyek Rassvet baru memiliki sekitar 24 satelit di orbit. KBRI Pretoria menyebut Rassvet sebagai alternatif buatan Rusia yang masih dalam tahap awal pengembangan.

Pernyataan ini muncul di tengah memanasnya dinamika geopolitik. Selama ini Ukraina sangat bergantung pada Starlink untuk kebutuhan militernya, namun pekan lalu mengalami gangguan koneksi. Musk sebelumnya menuduh pihak Ukraina melanggar syarat layanan, meski baik Musk maupun pemerintah AS tidak mengakui adanya pembatasan sengaja.

Di sisi lain, hubungan AS–Rusia terlihat mencair belakangan ini. Presiden AS Donald Trump baru-baru ini mengumumkan kesepakatan impor bahan bakar dari Rusia guna menekan harga energi, disertai pengecualian sanksi tertentu. Tak lama berselang, seorang warga negara AS juga dibebaskan dari tahanan Rusia. Utusan AS Steve Witkoff pun menilai Putin sosok yang peduli pada kemanusiaan.

Elon Musk sendiri dikenal sebagai salah satu pendukung terbesar pemerintahan Trump, sekaligus pengusaha dengan kekayaan terbesar di dunia yang seluruh operasi perusahaannya berbasis di Amerika Serikat.
[ Uswatun ]

( Dok. Foto : Liputan6.com )

Langganan

- - Tidak Pernah Ketinggalan Berita Terbaru

- Dapat Mengkases Berita Ekslusif

- Gratis

Untuk Kamu

spot_img

Tinggalkan Balasan