BerandaBerita Utama17 Siswa SD di Medan Keracunan Minum Susu Kedaluwarsa dari MBG —...

17 Siswa SD di Medan Keracunan Minum Susu Kedaluwarsa dari MBG — SPPG Penyedia Langsung Ditutup Sementara

Date:

Trending

Patok Merah Putih Sebagai Tanda Dimulakan Pembangunan Asrama Yatim Yayasan PADI

M4M4T.COM, Kabupaten Bekasi -Hari Ahad, 30 Juni 2024 akan...

Gelaran PON XXI, Putra Nababan: Pelaku Parekraf Jadi Lokomotif Geliat Ekonomi

M4M4T.COM, Jakarta - Geliat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON)...

Perbakin Kota Bandarlampung Helat Kejuaraan Menembak Nasional

M4M4T.COM, Bandarlampung - Pengurus Kota (Pengkot) Perbakin Kota Bandarlampung...

Penelusuran Tim Media AsMEN Ungkap Sejarah Istana Kepresidenan Yogyakarta

M4M4T.COM | Yogyakarta - Sejumlah perwakilan media massa yang...

Tiga Tahun Berturut-turut, Kemendagri Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa melalui Gerakan 10 Juta Bendera

M4M4T.COM, Pekanbaru – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat...
spot_imgspot_img

JAKARTA __ mamatnews.com — Sebanyak 17 siswa SD Negeri 060870 di Medan, Sumatera Utara, mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Jumat (9/10/2026). Mereka dilarikan ke RS Imelda Medan dengan keluhan mual, muntah, dan tubuh terasa lemas.

Kepala BGN Sumatera Utara Yoga Aztrianto membenarkan insiden tersebut dan langsung menutup sementara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang memasok makanan ke sekolah itu. Hasil penelusuran sementara menunjukkan dugaan kuat penyebab keracunan adalah susu kemasan merek Greenfields yang ternyata sudah kedaluwarsa sekitar satu bulan.

Dari 17 siswa yang mendapat perawatan, 11 orang telah diperbolehkan pulang, sementara enam lainnya masih menjalani observasi medis di rumah sakit. Insiden ini memicu kekhawatiran dan kemarahan orang tua murid. Heri Setiawan, salah satu wali murid, meminta pemerintah meninjau ulang pelaksanaan program tersebut. “Saran saya, kalau begini terus lebih baik ditutup saja, sudah terlalu banyak korban,” ungkapnya.

Kejadian ini kembali menegaskan urgensi pengawasan ketat terhadap kualitas bahan pangan, pengecekan tanggal kedaluwarsa, serta proses penyimpanan dan distribusi makanan agar program MBG benar-benar aman dan menyehatkan bagi anak-anak.
[ Annisaa ]

( Dok. Foto : Liputan6.com )

Langganan

- - Tidak Pernah Ketinggalan Berita Terbaru

- Dapat Mengkases Berita Ekslusif

- Gratis

Untuk Kamu

spot_img

Tinggalkan Balasan