BerandaBERITA POLRI995 Senjata Api Ditemukan di Sekolah Swasta Jakarta Selatan

995 Senjata Api Ditemukan di Sekolah Swasta Jakarta Selatan

Date:

Trending

Patok Merah Putih Sebagai Tanda Dimulakan Pembangunan Asrama Yatim Yayasan PADI

M4M4T.COM, Kabupaten Bekasi -Hari Ahad, 30 Juni 2024 akan...

Gelaran PON XXI, Putra Nababan: Pelaku Parekraf Jadi Lokomotif Geliat Ekonomi

M4M4T.COM, Jakarta - Geliat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON)...

Perbakin Kota Bandarlampung Helat Kejuaraan Menembak Nasional

M4M4T.COM, Bandarlampung - Pengurus Kota (Pengkot) Perbakin Kota Bandarlampung...

Penelusuran Tim Media AsMEN Ungkap Sejarah Istana Kepresidenan Yogyakarta

M4M4T.COM | Yogyakarta - Sejumlah perwakilan media massa yang...

Tiga Tahun Berturut-turut, Kemendagri Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa melalui Gerakan 10 Juta Bendera

M4M4T.COM, Pekanbaru – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat...
spot_imgspot_img

JAKARTA _ mamatnews.com – Penemuan mengejutkan terjadi di lingkungan sekolah swasta di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Sebanyak 995 pucuk senjata api beserta amunisi, perlengkapan, hingga alat rakit peluru ditemukan tersimpan di ruangan bekas kepala yayasan. Selain itu, juga ditemukan barang yang diduga narkoba dan kaset bermuatan pornografi.

Kuasa hukum pihak sekolah, Hermawanto, menjelaskan temuan awal terjadi pada 10–11 Juli lalu saat ruangan yang sudah lama terkunci akhirnya dibuka didampingi polisi. Kunci ruangan selama ini dipegang penuh oleh inisial IWD yang sudah diberhentikan sejak 18 April 2026. Pemeriksaan lanjutan Rabu malam (5/8) kembali menemukan barang-barang mencurigakan lainnya.

Rincian temuan meliputi laras senjata kaliber 5,56, senjata genggam kaliber .40 dan 9 milimeter, magasin berbagai jenis, hingga alat pembuat peluru yang sangat dilarang. “Kami sangat heran kok bisa ada alat semacam itu di lingkungan sekolah yang kita hormati,” ujar Staf Ahli Ketua Pembina Yayasan Untung Sangaji. Masih ada satu ruangan menyerupai bunker yang belum bisa dibuka, dan pihak sekolah meminta polisi segera menindaklanjutinya.

Polres Metro Jakarta Selatan mengaku telah mengetahui kejadian tak lama setelah penemuan pertama dan membuat Laporan Polisi Model A, sebelum kemudian menerima laporan resmi masyarakat pada 15 Juli lalu. Pihak kepolisian diminta menangani perkara ini secara serius, transparan, dan profesional mengingat berkaitan dengan senjata serta keamanan nasional.
[ Uswatun ]

( Dok. Foto : iNews.id )

Langganan

- - Tidak Pernah Ketinggalan Berita Terbaru

- Dapat Mengkases Berita Ekslusif

- Gratis

Untuk Kamu

spot_img

Tinggalkan Balasan