BerandaWilayahApi Karhutla Bromo Merambat ke B29, Kawasan Wisata Ditutup Sementara

Api Karhutla Bromo Merambat ke B29, Kawasan Wisata Ditutup Sementara

Date:

Trending

Patok Merah Putih Sebagai Tanda Dimulakan Pembangunan Asrama Yatim Yayasan PADI

M4M4T.COM, Kabupaten Bekasi -Hari Ahad, 30 Juni 2024 akan...

Gelaran PON XXI, Putra Nababan: Pelaku Parekraf Jadi Lokomotif Geliat Ekonomi

M4M4T.COM, Jakarta - Geliat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON)...

Perbakin Kota Bandarlampung Helat Kejuaraan Menembak Nasional

M4M4T.COM, Bandarlampung - Pengurus Kota (Pengkot) Perbakin Kota Bandarlampung...

Penelusuran Tim Media AsMEN Ungkap Sejarah Istana Kepresidenan Yogyakarta

M4M4T.COM | Yogyakarta - Sejumlah perwakilan media massa yang...

Tiga Tahun Berturut-turut, Kemendagri Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa melalui Gerakan 10 Juta Bendera

M4M4T.COM, Pekanbaru – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat...
spot_imgspot_img

LUMAJANG _ mamatnews.com – Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru masih terus berlangsung sejak pertama kali terdeteksi pada 3 Agustus 2026. Hingga Minggu (9/8/2026), kobaran api dilaporkan sudah mencapai titik pandang B29 atau kawasan wisata Negeri di Atas Awan, Desa Argosari, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang.

Kepala BPBD Lumajang Isnugroho menjelaskan api terus merambat ke arah utara. Tim gabungan kini bersiaga di perbatasan Lumajang–Probolinggo untuk mencegah perluasan ke permukiman warga. Luas lahan yang terbakar tercatat telah melebihi 176 hektar. Dengan hembusan angin ke arah utara, risiko meluas hingga ke wilayah Pasuruan masih terbuka. Upaya pemadaman terus dilakukan petugas dari BPBD tiga kabupaten, pengelola TNBTS, hingga relawan Masyarakat Peduli Api.

Dinas Pariwisata Lumajang memastikan akses ke puncak B29 ditutup total untuk sementara waktu. Kunjungan wisatawan hanya diizinkan hingga area istirahat sekitar satu kilometer dari lokasi puncak. Kebakaran ini juga berdampak pada penutupan menyeluruh kawasan wisata Bromo. Pengelola mengimbau wisatawan yang sudah membeli tiket dapat mengajukan perubahan jadwal atau pengembalian dana sepenuhnya.
[ Uswatun ]

( Dok. Foto : kompas.com )

Langganan

- - Tidak Pernah Ketinggalan Berita Terbaru

- Dapat Mengkases Berita Ekslusif

- Gratis

Untuk Kamu

spot_img

Tinggalkan Balasan