BEKASI _ mamatnews.com – Forum AsMEN Kegiatan perpisahan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) mahasiswa IAI Al-AZIZ berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Kegiatan yang diisi dengan seremoni pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur sekaligus penanda berakhirnya pelaksanaan PPL, pad Jum’at (14/08/2026). Kegiatan berlangsung di Jalan Puncak Cikunir No. 14 Jakasampurna Kota Bekasi.
Perpisahan tersebut diikuti mahasiswa PPL bersama jajaran pengurus AsMEN. Momen itu tidak hanya menjadi acara penutup, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas ilmu, pengalaman, arahan, serta kesempatan yang telah diberikan selama mahasiswa menjalani kegiatan PPL.
Mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan tersebut antara lain Ngatiyah, Dewi Ratnasari, Patnah Wati, dan Ade Titi Sholihati. Semua turut berpartisipasi dalam mempersiapkan kegiatan perpisahan bersama segenap jajaran pengurus AsMEN.
Dalam kesempatan tersebut, Wasekjend AsMEN Hatta Thohir menyampaikan pesan bahwa hubungan yang telah terjalin selama kegiatan PPL diharapkan tidak berhenti setelah masa praktik berakhir. Menurutnya, mahasiswa masih memiliki ruang untuk terus belajar, berkomunikasi, dan mengembangkan diri melalui berbagai wadah, termasuk MDI Indramayu.
“Membangun silaturahmi itu tidak cukup sampai di sini, tetapi harus ada kelanjutannya. Masih ada wadah MDI.NEWS Indramayu yang bisa menjadi ruang untuk terus berkomunikasi, belajar, dan mengembangkan diri,” ujar Hatta Thohir.
Sementara itu, Dari Titi Ma’ruf mengungkapkan rasa terima kasih atas keterbukaan AsMEN dalam memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengenal dunia jurnalistik dan media secara langsung.
“Selama satu bulan di sini, banyak pengalaman yang saya alami. AsMEN juga sangat terbuka bagi generasi muda untuk berkembang dan memahami dunia jurnalistik serta media secara nyata. Terima kasih kepada Pak Hatta dan para pengurus AsMEN seluruhnya atas ilmu, pengalaman, dan kesempatan yang telah diberikan,” kata Titi Ma’ruf.
Ia menambahkan, meskipun kegiatan PPL berlangsung dalam waktu terbatas, pengalaman yang diperoleh selama berada di lingkungan AsMEN akan menjadi bekal yang berharga.
“PPL ini mungkin hanya berlangsung dalam waktu yang terbatas, tetapi pelajaran dan kenangannya akan menjadi bekal yang panjang. Saya merasa sedih karena perjalanan ini akan selalu terkenang, terutama karena bertemu dengan orang-orang yang mau berbagi ilmu dan pengalaman serta memberikan kesempatan kepada kami untuk belajar secara langsung,” tuturnya.
Menurutnya , arahan, teguran, dan diskusi yang diberikan selama kegiatan menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran mahasiswa. Pengalaman tersebut dinilai mampu menambah wawasan sekaligus meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam berkomunikasi dan memahami praktik jurnalistik secara langsung.
Suasana kekeluargaan semakin terasa ketika mahasiswa dan pengurus AsMEN berkumpul dalam acara pemotongan tumpeng. Tumpeng yang disiapkan menjadi simbol rasa syukur atas terlaksananya kegiatan PPL sekaligus harapan agar hubungan baik yang telah terjalin dapat terus dipertahankan.
Kegiatan tersebut membawa kenangan tersendiri bagi mahasiswa PPL sekaligus menjadi penanda berakhirnya rangkaian kegiatan di lingkungan AsMEN.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan dapat membawa pengalaman selama PPL sebagai bekal untuk mengembangkan kemampuan akademik, sosial, komunikasi, jurnalistik, serta pengelolaan kegiatan di tengah masyarakat.
Penulis : Ngatiyah
Editor : Imam Setiadi




