BerandaInternasionalUEA Berlakukan Embargo Perdagangan Tanpa Batas Waktu Terhadap Iran

UEA Berlakukan Embargo Perdagangan Tanpa Batas Waktu Terhadap Iran

Date:

Trending

Patok Merah Putih Sebagai Tanda Dimulakan Pembangunan Asrama Yatim Yayasan PADI

M4M4T.COM, Kabupaten Bekasi -Hari Ahad, 30 Juni 2024 akan...

Gelaran PON XXI, Putra Nababan: Pelaku Parekraf Jadi Lokomotif Geliat Ekonomi

M4M4T.COM, Jakarta - Geliat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON)...

Perbakin Kota Bandarlampung Helat Kejuaraan Menembak Nasional

M4M4T.COM, Bandarlampung - Pengurus Kota (Pengkot) Perbakin Kota Bandarlampung...

Penelusuran Tim Media AsMEN Ungkap Sejarah Istana Kepresidenan Yogyakarta

M4M4T.COM | Yogyakarta - Sejumlah perwakilan media massa yang...

Tiga Tahun Berturut-turut, Kemendagri Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa melalui Gerakan 10 Juta Bendera

M4M4T.COM, Pekanbaru – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat...
spot_imgspot_img

DUBAI _ mamatnews.com — Uni Emirat Arab (UEA) resmi memberlakukan embargo perdagangan menyeluruh terhadap Iran tanpa batas waktu, terhitung sejak Rabu (19/8/2026). Langkah tegas ini diambil menyusul tuduhan militer Iran meluncurkan dua rudal balistik yang mengarah ke pelabuhan Fujairah pada Selasa (18/8/2026).

Kementerian Luar Negeri UEA menuduh tindakan tersebut sebagai eskalasi yang merusak perdamaian dan keamanan kawasan. Seluruh kegiatan perdagangan, kerja sama komersial, hingga transaksi keuangan dengan Iran dihentikan sepenuhnya hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Kementerian Pertahanan UEA melaporkan, salah satu rudal balistik yang diluncurkan dari Iran jatuh di perairan wilayah UEA. Serangan ini disebut yang pertama sejak 4 Mei lalu, di tengah berlanjutnya konflik bersenjata antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel. Rudal tersebut diduga menargetkan jalur lalu lintas maritim.

Di sisi lain, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmail Baghaei membantah tuduhan tersebut dengan tegas. Baghaei menyebut laporan UEA tidak berdasar dan mengindikasikan kemungkinan adanya “operasi bendera palsu” yang bertujuan melibatkan negaranya dalam konflik yang lebih luas.
[ Uswatun ]

[ Dok. Foto : iNews.id )

Langganan

- - Tidak Pernah Ketinggalan Berita Terbaru

- Dapat Mengkases Berita Ekslusif

- Gratis

Untuk Kamu

spot_img

Tinggalkan Balasan