BerandaInternasionalAsian Games 2026 Belum Dibuka, Akomodasi Hingga Prosedur Kedatangan Sudah Menuai Keluhan

Asian Games 2026 Belum Dibuka, Akomodasi Hingga Prosedur Kedatangan Sudah Menuai Keluhan

Date:

Trending

Patok Merah Putih Sebagai Tanda Dimulakan Pembangunan Asrama Yatim Yayasan PADI

M4M4T.COM, Kabupaten Bekasi -Hari Ahad, 30 Juni 2024 akan...

Gelaran PON XXI, Putra Nababan: Pelaku Parekraf Jadi Lokomotif Geliat Ekonomi

M4M4T.COM, Jakarta - Geliat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON)...

Perbakin Kota Bandarlampung Helat Kejuaraan Menembak Nasional

M4M4T.COM, Bandarlampung - Pengurus Kota (Pengkot) Perbakin Kota Bandarlampung...

Penelusuran Tim Media AsMEN Ungkap Sejarah Istana Kepresidenan Yogyakarta

M4M4T.COM | Yogyakarta - Sejumlah perwakilan media massa yang...

Tiga Tahun Berturut-turut, Kemendagri Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa melalui Gerakan 10 Juta Bendera

M4M4T.COM, Pekanbaru – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat...
spot_imgspot_img

TOKYO __ mamatnews.com — Menjelang upacara pembukaan Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang digelar Sabtu (19/9/2026), sejumlah persoalan krusial sudah mencuat dan mengganggu kenyamanan para atlet. Keputusan panitia penyelenggara menggunakan kapal pesiar, kontainer, dan hotel sebagai pengganti perkampungan atlet dengan alasan efisiensi biaya dan lingkungan justru memicu keluhan luas.

Wakil Chef de Mission Jepang, Hisashi Mizutori, menyampaikan kekhawatirannya. Pembagian kamar dinilai tidak tepat: atlet laki-laki dan perempuan dicampur, pelatih ditempatkan bersama atlet, bahkan satu ruangan dipakai oleh kelompok yang seharusnya terpisah. “Pembagian kamar hanya berdasarkan jumlah orang, tanpa mempertimbangkan jenis kelamin maupun jabatan,” ungkapnya.

Masalah tak berhenti di akomodasi. Kedatangan atlet di Bandara Nagoya terhambat akibat kesalahan input data, sehingga nama banyak peserta tidak tercantum dalam sistem transportasi. Para atlet tertahan berjam-jam, bahkan berhari-hari, dengan ketersediaan tempat duduk yang sangat terbatas dan hanya diberi air minum. Sebagian tim terpaksa menggunakan transportasi umum atau diantar oleh warga negara mereka yang bermukim di Jepang.

Insiden lain terjadi saat lagu kebangsaan Korea Utara keliru diputar untuk tim Korea Selatan dalam pertandingan hoki putra. Sebelumnya, Korea Selatan juga telah mengajukan protes resmi terkait penonjolan sosok panglima perang Jepang yang dianggap menginvasi negaranya dalam rangkaian acara pendahuluan.

Panitia menyebut lonjakan jumlah peserta — dari perkiraan semula menjadi sekitar 15.000 orang — sebagai penyebab utama kendala. Asian Games 2026 sendiri akan berlangsung selama 16 hari, mempertandingkan 43 cabang olahraga dengan 469 nomor perebutan medali.
[ Uswatun ]

( Dok. Foto : iNews.id )

Langganan

- - Tidak Pernah Ketinggalan Berita Terbaru

- Dapat Mengkases Berita Ekslusif

- Gratis

Untuk Kamu

spot_img

Tinggalkan Balasan