JENEWA _ mamatnews.com — Tekanan terhadap Presiden FIFA Gianni Infantino kian memuncak. Sejumlah kelompok suporter sepak bola dari berbagai benua meluncurkan petisi bertaraf internasional yang secara tegas mendesak Infantino untuk segera meletakkan jabatannya.
Gerakan yang mengusung tagar #InfantinoOut ini bermula setelah rencana kontroversial Infantino — yakni menjual hak keuntungan masa depan Piala Dunia kepada investor swasta melalui pembentukan entitas komersial baru — menuai penolakan keras dari segenap penjuru dunia dan akhirnya dibatalkan. Meski rencana itu dibatalkan, krisis kepercayaan terhadap kepemimpinan Infantino tak kunjung mereda.
Petisi yang resmi diluncurkan pada Kamis (20/8/2026) ini melibatkan jaringan suporter lintas kawasan, antara lain Asosiasi Suporter Eropa, Asosiasi Suporter Afrika, Dewan Suporter Independen Amerika Utara, serta puluhan kelompok suporter nasional dari sekitar 40 negara.
Tuntutan mereka tidak terbatas pada pengunduran diri Presiden FIFA semata, melainkan juga menyerukan pembenahan menyeluruh tata kelola FIFA agar penyimpangan serupa tidak terulang di masa mendatang.
Dalam isi petisi, langkah Infantino yang hendak menjual masa depan keuntungan Piala Dunia kepada pihak swasta disebut sebagai pengkhianatan terhadap sepak bola.
“Satu upaya memalukan yang dilakukan oleh satu orang — Presiden FIFA sendiri — untuk menyerahkan Piala Dunia kepada investor swasta telah menampakkan sebuah pengkhianatan yang tak akan dilupakan dunia sepak bola,” tegas isi petisi tersebut.
Para suporter menilai, rencana itu membuktikan bahwa kepentingan bisnis telah mendominasi tata kelola ajang sepak bola terbesar di dunia. Lebih dari itu, mereka juga melontarkan kritik mendalam terhadap gaya kepemimpinan Infantino yang dinilai jauh dari prinsip demokrasi.
Infantino dituding memusatkan kekuasaan secara berlebihan di tangannya sendiri, proses pengambilan keputusan yang tidak transparan, serta lemahnya pertanggungjawaban publik — hal-hal yang disebut telah meruntuhkan kepercayaan dunia terhadap badan sepak bola internasional tersebut.
“Gianni Infantino telah menunjukkan kegagalan kepemimpinan yang sangat mendasar, yang tidak sejalan dengan prinsip tata kelola yang demokratis,” bunyi petisi. “Demi nama baik FIFA dan masa depan sepak bola, ia harus mengundurkan diri.”
[ Uswatun ]
( Dok. Foto : kompas.tv )




