SERANG BARU _ mamatnews.com — Semangat persaudaraan dan kebersamaan menyelimuti kegiatan silaturahmi yang digelar oleh Dewan Pendiri mamatnews.com, Akhmad, S.Sos, di lingkungan Perumahan Bagasasi 2 Jasmine, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi. Kegiatan ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan perwujudan nyata dari kepedulian mendalam media tersebut terhadap lingkungan serta masyarakat di sekitarnya, sekaligus mempererat jalinan sinergi bersama insan pers dan tokoh masyarakat.
Acara berlangsung penuh kehangatan dihadiri sejumlah tokoh kunci, antara lain tokoh masyarakat H. Sukma Jaya, Ustadz Ayub, Ketua RW 023 Ace Furton, serta Ketua RT 002 Oman dan Bapak Tomas. Kehadiran para pemuka masyarakat ini menegaskan pentingnya peran lembaga adat dan keagamaan dalam menyelaraskan kehadiran media di tengah kehidupan bermasyarakat.
Kehadiran jajaran pimpinan dan rekan-rekan insan pers juga mewarnai acara ini. Hadir Ketua Umum Lembaga Informasi Media Nasional, Edi Sastro, beserta tim wartawan Polri yang dipimpin langsung oleh Sastra Suganda, didampingi Sutarno, Sahri, Handoko, Wahidin, Aan Antoni, dan Ratno Saputra. Kehadiran berbagai elemen pers ini membuktikan bahwa mamatnews.com terus berupaya membangun jejaring yang kokoh dan profesional.
Dalam sambutannya, Sastra Suganda menyampaikan apresiasi yang mendalam atas inisiatif yang diambil mamatnews.com. Beliau menegaskan bahwa peran media jauh melampaui sekadar penyampaian informasi. “Media bukan hanya pemberi kabar, melainkan harus tegak lurus menjadi kontrol sosial yang kredibel sekaligus pendamping setia masyarakat di tengah berbagai persoalan yang dihadapi,” ujarnya dengan tegas.
Melalui kegiatan ini, mamatnews.com menegaskan komitmennya untuk senantiasa hadir dan tumbuh bersama warga, membangun komunikasi yang transparan, menumbuhkan kepedulian yang tulus, serta bersama-sama merumuskan langkah dan solusi demi kemajuan bersama. Di tengah arus informasi yang semakin deras, kehadiran media yang berpihak pada kebenaran dan kedekatan dengan akar rumput menjadi kebutuhan yang tak tergantikan.
[ Akhmad ]




