BerandaWilayahJAM60NAS Ke-2 Gema di Jakarta, Ribuan Vespa 60-an Penuhi Museum Satria Mandala

JAM60NAS Ke-2 Gema di Jakarta, Ribuan Vespa 60-an Penuhi Museum Satria Mandala

Date:

Trending

Patok Merah Putih Sebagai Tanda Dimulakan Pembangunan Asrama Yatim Yayasan PADI

M4M4T.COM, Kabupaten Bekasi -Hari Ahad, 30 Juni 2024 akan...

Gelaran PON XXI, Putra Nababan: Pelaku Parekraf Jadi Lokomotif Geliat Ekonomi

M4M4T.COM, Jakarta - Geliat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON)...

Perbakin Kota Bandarlampung Helat Kejuaraan Menembak Nasional

M4M4T.COM, Bandarlampung - Pengurus Kota (Pengkot) Perbakin Kota Bandarlampung...

Penelusuran Tim Media AsMEN Ungkap Sejarah Istana Kepresidenan Yogyakarta

M4M4T.COM | Yogyakarta - Sejumlah perwakilan media massa yang...

Tiga Tahun Berturut-turut, Kemendagri Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa melalui Gerakan 10 Juta Bendera

M4M4T.COM, Pekanbaru – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat...
spot_imgspot_img

JAKARTA _ mamatnews.com —  Semangat mesin 2-tak menggelegar di ibukota. Komunitas Vespa menggelar Jambore Nasional Vespa 60-an atau JAM60NAS se-Jabodetabek ke-2 di Museum Satria Mandala, Jakarta Sabtu, 22 Agustus 2026

Ini merupakan penyelenggaraan kedua setelah sukses digelar pertama kali di Yogyakarta. Acara ini menjadi ajang kumpul akbar bagi para pecinta dan pemilik Vespa klasik tahun 1960-an dari seluruh Indonesia.

Suasana langsung pecah sejak pembukaan. Panitia menghadirkan atraksi ledakan petasan khas Betawi dari para jawara, dilanjutkan penampilan tim berbalas pantun atau palang pintu.

Nuansa budaya lokal sengaja diangkat untuk menyambut para tamu dari berbagai daerah.
Tujuannya jelas JAM60NAS bukan hanya soal skuter, tetapi juga merayakan persaudaraan dan budaya.

Selain menjadi tempat temu kangen, JAM60NAS juga diramaikan puluhan pelaku UMKM. Mereka menggelar dagangan mulai dari kuliner, apparel, hingga merchandise Vespa.

Komunitas Vespa dari berbagai kota juga membuka gerai suku cadang dan sparepart klasik yang sulit ditemukan.

Mas Andri, 37 tahun peserta asal Depok kelahiran Garut yang untuk kedua kalinya hadir, mengaku antusias.
“Ini bukan sekadar jambore. Ini ajang silaturahmi sesama pengguna skuter se-Indonesia. Yang bikin beda, kearifan lokal Betawi juga diangkat. Jadi berasa di rumah sendiri,” ujarnya.

Baginya, melihat ratusan Vespa 60-an terparkir rapi di halaman museum adalah pemandangan yang langka dan membanggakan

JAM60NAS membuktikan bahwa Vespa klasik bukan sekadar kendaraan. Ia adalah gaya hidup, sejarah, dan pengikat persaudaraan lintas kota.

JAM60NAS layak dihadiri para penggemarnya Karena di setiap deru mesin tua, ada cerita dan persahabatan yang terus hidup

[ Annisaa ]

( Dok. Foto : irwandi )

Langganan

- - Tidak Pernah Ketinggalan Berita Terbaru

- Dapat Mengkases Berita Ekslusif

- Gratis

Untuk Kamu

spot_img

Tinggalkan Balasan