BerandaBerita UtamaDicegat Warga Tapanuli Tengah, Wapres Gibran Dengarkan Langsung Aspirasi Pascabencana

Dicegat Warga Tapanuli Tengah, Wapres Gibran Dengarkan Langsung Aspirasi Pascabencana

Date:

Trending

Patok Merah Putih Sebagai Tanda Dimulakan Pembangunan Asrama Yatim Yayasan PADI

M4M4T.COM, Kabupaten Bekasi -Hari Ahad, 30 Juni 2024 akan...

Gelaran PON XXI, Putra Nababan: Pelaku Parekraf Jadi Lokomotif Geliat Ekonomi

M4M4T.COM, Jakarta - Geliat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON)...

Perbakin Kota Bandarlampung Helat Kejuaraan Menembak Nasional

M4M4T.COM, Bandarlampung - Pengurus Kota (Pengkot) Perbakin Kota Bandarlampung...

Penelusuran Tim Media AsMEN Ungkap Sejarah Istana Kepresidenan Yogyakarta

M4M4T.COM | Yogyakarta - Sejumlah perwakilan media massa yang...

Tiga Tahun Berturut-turut, Kemendagri Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa melalui Gerakan 10 Juta Bendera

M4M4T.COM, Pekanbaru – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat...
spot_imgspot_img

JAKARTA _ mamatnews.com — Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berhenti dan menemui warga yang menyapanya di perjalanan menuju lokasi peninjauan Sabo Dam di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, pada Jumat (4/9/2026). Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan langsung harapan dan kendala yang mereka hadapi selama masa pemulihan pascabencana.

Warga menyampaikan tiga hal utama: jaminan hidup yang berkelanjutan hingga pemulihan tuntas, percepatan pembangunan hunian tetap agar segera memiliki tempat tinggal yang layak dan aman, serta penyelesaian pembangunan Sabo Dam di Tukka yang dinilai krusial untuk mencegah bencana serupa terulang.

Gibran mendengarkan dengan saksama setiap aspirasi yang disampaikan. Ia menegaskan bahwa setiap keluhan warga adalah tanggung jawab pemerintah dan harus segera ditindaklanjuti. “Setiap kendala dan keluhan yang dialami warga terdampak adalah hal penting yang harus ditindaklanjuti, karena merupakan tanggung jawab pemerintah memastikan kendala masyarakat selama masa pemulihan bisa tertangani,” ujarnya.

Terkait hunian tetap, Wapres meminta maaf karena pembangunan masih berjalan bertahap, namun memastikan pemerintah akan terus mempercepat prosesnya agar semua warga terdampak memperoleh tempat tinggal yang aman. Sementara itu, pembangunan Sabo Dam juga ditegaskan menjadi prioritas penting untuk melindungi masyarakat dari risiko bencana di masa depan.

Usai mendengarkan aspirasi, Gibran memerintahkan jajaran pemerintah pusat maupun daerah serta instansi terkait untuk segera menindaklanjuti setiap kebutuhan yang disampaikan warga sesuai kewenangan masing-masing.
[ Annisaa ]

( Dok. Foto : iNews.id )

Langganan

- - Tidak Pernah Ketinggalan Berita Terbaru

- Dapat Mengkases Berita Ekslusif

- Gratis

Untuk Kamu

spot_img

Tinggalkan Balasan