SOLO _ mamatnews.com — Sebuah babak baru terbuka bagi Keraton Surakarta Hadiningrat. Hangabehi resmi dinobatkan sebagai Raja Pakubuwono (PB) XIV dalam Upacara Jumenengan Nata bertajuk “ISKS PAKUBUWANA XIV” yang berlangsung di kompleks Keraton Solo, Sabtu (5/9/2026). Pengukuhan ini dilakukan oleh Lembaga Dewan Adat menyusul perbedaan pandangan kepemimpinan yang sempat terjadi di lingkungan keraton.
Prosesi pengukuhan berjalan khidmat. Hangabehi berangkat dari Sitihinggil didampingi prajurit, abdi dalem, dan kerabat keraton, lalu mengucapkan ikrar sebagai PB XIV di hadapan Watu Gilang. Usai ikrar, ia menempati Dampar dan menyaksikan tarian sakral Bedhaya Ketawang sebagai simbol pelantikan.
Hangabehi lahir 5 Februari 1985 dengan nama kecil Gusti Raden Mas Soerjo Soeharto. Sebelumnya dikenal dengan gelar KGPH Mangkoeboemi, nama Hangabehi baru disematkan Lembaga Dewan Adat pada 24 Desember 2022 — langkah yang sekaligus menjadi penolakan terhadap pengangkatan Gusti Purboyo sebagai putra mahkota pada Februari 2022. LDA menilai Hangabehi lebih berhak karena merupakan putra sulung almarhum PB XIII. Ia sendiri adalah kakak beda ibu dari Gusti Purboyo, yang sebelumnya juga telah ditetapkan sebagian pihak keraton sebagai PB XIV pada 5 November 2025.
Hangabehi dikenal sebagai sosok yang tenang, taat pada paugeran atau aturan adat, dan memiliki ketertarikan mendalam terhadap keris — bahkan diundang Pemerintah Belanda untuk pameran keris pada September 2025. Saat ini ia juga menjabat Pengageng Kasentanan, bertanggung jawab membina Museum Keraton Solo dan mengawal program revitalisasi keraton. Hangabehi menikah dengan Ray Siti Zainab dan dikaruniai dua orang anak.
Dengan pelantikan ini, diharapkan Keraton Surakarta dapat kembali bersatu dan terus menjadi pelindung serta pelestarikan budaya Jawa bagi masyarakat luas.
[ Annisaa ]
( Dok. Foto : kompas.com )




