BerandaBerita UtamaGubernur NTT Izinkan Korban Gempa Ambil Logistik di Toko, Pemprov Tanggung Seluruh...

Gubernur NTT Izinkan Korban Gempa Ambil Logistik di Toko, Pemprov Tanggung Seluruh Biaya

Date:

Trending

Patok Merah Putih Sebagai Tanda Dimulakan Pembangunan Asrama Yatim Yayasan PADI

M4M4T.COM, Kabupaten Bekasi -Hari Ahad, 30 Juni 2024 akan...

Gelaran PON XXI, Putra Nababan: Pelaku Parekraf Jadi Lokomotif Geliat Ekonomi

M4M4T.COM, Jakarta - Geliat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON)...

Perbakin Kota Bandarlampung Helat Kejuaraan Menembak Nasional

M4M4T.COM, Bandarlampung - Pengurus Kota (Pengkot) Perbakin Kota Bandarlampung...

Penelusuran Tim Media AsMEN Ungkap Sejarah Istana Kepresidenan Yogyakarta

M4M4T.COM | Yogyakarta - Sejumlah perwakilan media massa yang...

Tiga Tahun Berturut-turut, Kemendagri Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa melalui Gerakan 10 Juta Bendera

M4M4T.COM, Pekanbaru – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat...
spot_imgspot_img

MAUMERE _ mamatnews.com — Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melki Laka Lena mengeluarkan kebijakan khusus bagi masyarakat Flores yang menjadi korban gempa bumi. Warga diperkenankan mengambil langsung kebutuhan pokok darurat seperti makanan, minuman, tenda, dan selimut di toko atau kios terdekat, yang seluruh biayanya akan ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah Provinsi NTT.

“Rakyat bisa ambil duluan di kios ataupun di toko, ambil sesuai kebutuhannya khusus makan-minum, tenda, selimut. Nanti Pemerintah Provinsi yang bayar,” tegas Melki di Bandar Udara Frans Seda Maumere, Kabupaten Sikka, Minggu (23/8/2026). Kebijakan ini telah berlaku dan dapat langsung dimanfaatkan warga, dengan proses pembayaran yang akan diselesaikan pemerintah sesuai ketentuan yang berlaku.

Guncangan gempa berkekuatan magnitudo 7,7 pada 15 Agustus lalu berdampak luas di Pulau Flores. Dari delapan kabupaten yang ada, tujuh wilayah terdampak, meliputi Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, hingga Sikka. Pemerintah Provinsi bersama pemerintah kabupaten, pemerintah pusat, dan BNPB kini memusatkan segenap kekuatan pada masa tanggap darurat dengan tiga prioritas utama: pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi, penanganan medis bagi warga yang sakit dan luka, serta penyediaan tempat berlindung yang layak melalui ketersediaan tenda dan selimut yang memadai.

Melki berharap penanganan cepat ini dapat menjangkau seluruh korban tanpa ada yang tertinggal. Sementara itu, data BNPB per pemutakhiran terbaru mencatat dampak bencana sangat masif: 83 orang meninggal dunia, 986 orang luka-luka, lebih dari 110 ribu jiwa mengungsi, serta hampir 45 ribu unit rumah rusak. Aktivitas gempa susulan pun masih terus berlangsung tinggi, tercatat telah terjadi 4.258 kali guncangan susulan dengan kekuatan terbesar mencapai magnitudo 6,2.
[ Annisaa ]
( Dok. Foto : Tribunnews.com )

Langganan

- - Tidak Pernah Ketinggalan Berita Terbaru

- Dapat Mengkases Berita Ekslusif

- Gratis

Untuk Kamu

spot_img

Tinggalkan Balasan