BerandaOlahragaSejarah di Depan Mata: Timnas Indonesia Satu Kemenangan Lagi Raih Gelar Juara...

Sejarah di Depan Mata: Timnas Indonesia Satu Kemenangan Lagi Raih Gelar Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Date:

Trending

Patok Merah Putih Sebagai Tanda Dimulakan Pembangunan Asrama Yatim Yayasan PADI

M4M4T.COM, Kabupaten Bekasi -Hari Ahad, 30 Juni 2024 akan...

Gelaran PON XXI, Putra Nababan: Pelaku Parekraf Jadi Lokomotif Geliat Ekonomi

M4M4T.COM, Jakarta - Geliat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON)...

Perbakin Kota Bandarlampung Helat Kejuaraan Menembak Nasional

M4M4T.COM, Bandarlampung - Pengurus Kota (Pengkot) Perbakin Kota Bandarlampung...

Penelusuran Tim Media AsMEN Ungkap Sejarah Istana Kepresidenan Yogyakarta

M4M4T.COM | Yogyakarta - Sejumlah perwakilan media massa yang...

Tiga Tahun Berturut-turut, Kemendagri Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa melalui Gerakan 10 Juta Bendera

M4M4T.COM, Pekanbaru – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat...
spot_imgspot_img

JAKARTA __ mamatnews.com — Skuad Merah-Putih berada di ambang pencapaian bersejarah. Timnas Indonesia hanya butuh satu kemenangan atas Thailand di partai puncak FIFA ASEAN Cup 2026, Senin (5/10/2026) malam di Stadion Utama Gelora Bung Karno, untuk mengakhiri penantian panjang puluhan tahun akan gelar juara di level senior.

Terakhir kali Indonesia meraih prestasi di level senior adalah SEA Games 1991, sementara trofi di kandang sendiri belum disentuh sejak Piala Kemerdekaan 2008. Kini, di hadapan puluhan ribu pendukung yang memenuhi tribun SUGBK — tiket 67.000 lembar habis terjual — kesempatan itu terbentang lebar.

Pelatih John Herdman menegaskan beban sekaligus kehormatan yang diemban tim. “Kami berpeluang menjadi tim putra pertama yang mengangkat trofi ini untuk negara. Ini hak yang sudah diperjuangkan banyak pemain sebelumnya,” ujarnya dalam konferensi pers, Minggu (4/10).

Meski begitu, Herdman memperingatkan anak asuhnya tak boleh meremehkan lawan. “Kami menghormati Thailand sepenuhnya. Harus tampil maksimal dari awal hingga akhir,” tegasnya. Ia mengingatkan keseimbangan mental: “Jangan memegang kesempatan ini terlalu erat hingga terlepas, tapi juga jangan terlalu longgar.”

Dukungan penuh suporter menjadi kekuatan tambahan. “Saat momen sulit datang, kami mungkin sedikit membengkok, tapi tidak akan patah,” janji Herdman. Seluruh mata bangsa tertuju pada SUGBK malam ini: satu laga, satu tujuan — mengangkat piala ke tangan rakyat Indonesia.
[ Annisaa ]

( Dok. Foto : iNews.id )

Langganan

- - Tidak Pernah Ketinggalan Berita Terbaru

- Dapat Mengkases Berita Ekslusif

- Gratis

Untuk Kamu

spot_img

Tinggalkan Balasan