BerandaNasionalUtang Negara Capai Rp10.293 Triliun, Menkeu: Masih Aman dan Bisa Ditekan

Utang Negara Capai Rp10.293 Triliun, Menkeu: Masih Aman dan Bisa Ditekan

Date:

Trending

Patok Merah Putih Sebagai Tanda Dimulakan Pembangunan Asrama Yatim Yayasan PADI

M4M4T.COM, Kabupaten Bekasi -Hari Ahad, 30 Juni 2024 akan...

Gelaran PON XXI, Putra Nababan: Pelaku Parekraf Jadi Lokomotif Geliat Ekonomi

M4M4T.COM, Jakarta - Geliat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON)...

Perbakin Kota Bandarlampung Helat Kejuaraan Menembak Nasional

M4M4T.COM, Bandarlampung - Pengurus Kota (Pengkot) Perbakin Kota Bandarlampung...

Penelusuran Tim Media AsMEN Ungkap Sejarah Istana Kepresidenan Yogyakarta

M4M4T.COM | Yogyakarta - Sejumlah perwakilan media massa yang...

Tiga Tahun Berturut-turut, Kemendagri Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa melalui Gerakan 10 Juta Bendera

M4M4T.COM, Pekanbaru – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat...
spot_imgspot_img

JAKARTA _ mamatnews.com – Posisi utang pemerintah per akhir Juni 2026 tercatat sebesar Rp10.293,69 triliun atau setara 41,26 persen dari Produk Domestik Bruto. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan angka ini masih jauh di bawah batas aman 60 persen sesuai aturan perundang-undangan.

Dari total utang tersebut, sekitar 87,1 persen atau Rp8.966,79 triliun berasal dari Surat Berharga Negara, sedangkan sisanya Rp1.326,90 triliun merupakan pinjaman. Jumlah ini naik sekitar Rp373,27 triliun dibandingkan posisi akhir Maret 2026.

Purbaya memaparkan sejumlah strategi untuk menjaga dan menekan beban utang ke depannya. “Kami batasi defisit dan perbaiki cara pengumpulan pajak lewat sistem core tax. Bukan menaikkan tarif, tapi memaksimalkan penagihan yang lebih efektif,” ujarnya, Rabu (12/8/2026).

Pemerintah juga mengandalkan sumber penerimaan lain, seperti optimalisasi penerimaan negara bukan pajak dan dividen BUMN. Termasuk rencana pemanfaatan keuntungan Danantara sebagai cadangan negara guna mengurangi ketergantungan pada utang. Menkeu memperkirakan rasio utang berpeluang turun kembali pada akhir tahun seiring pertumbuhan ekonomi yang berjalan.

Sementara itu, kinerja APBN semester pertama 2026 mencatat defisit sebesar 0,76 persen terhadap PDB, dengan pendapatan negara mencapai Rp1.459,4 triliun dan belanja Rp1.656 triliun.
[ Uswatun ]

( Dok. Foto : iNews.id )

Langganan

- - Tidak Pernah Ketinggalan Berita Terbaru

- Dapat Mengkases Berita Ekslusif

- Gratis

Untuk Kamu

spot_img

Tinggalkan Balasan