JAKARTA _ mamatnews.com — Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung Pusat Rehabilitasi Orangutan Nyaru Menteng di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, guna memastikan kebutuhan perawatan satwa yang terdampak asap kebakaran hutan dan lahan terpenuhi. Kunjungan ini menjadi bagian dari peninjauan menyeluruh penanganan karhutla, termasuk dampaknya terhadap satwa dan lingkungan.
“Penanganan karhutla harus menyeluruh. Manusia harus terlindungi, tetapi satwa dan habitatnya juga tidak boleh diabaikan,” ujar Gibran. Ia menyerahkan bantuan berupa obat-obatan, bawang bombai, dan alat nebulizer untuk mendukung perawatan satwa yang mengalami gangguan pernapasan akibat asap.
Di pusat yang dikelola Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF) ini, Wapres melihat langsung proses nebulisasi pada sekitar 90 orangutan yang berada di area karantina. Sebanyak 21 di antaranya menunjukkan gejala ISPA seperti batuk dan bersin akibat paparan asap. Meski lokasi belum terkena api secara langsung, pemantauan dan penanganan medis terus dilakukan secara intensif.
Gibran juga menekankan perlunya pemulihan habitat secara menyeluruh — meliputi penyediaan sumber pakan, air, serta ekosistem — agar satwa dapat kembali hidup layak di alam. Ia menyampaikan apresiasi kepada tim dokter hewan, relawan, dan seluruh pihak yang berdedikasi merawat satwa Indonesia.
[ Uswatun ]
( Dok. Foto : ANTARA )




