BerandaBerita UtamaKesal Porsi Makan & Ingin Kuasai Harta, Anak Tiri Habisi Nyawa Ibu...

Kesal Porsi Makan & Ingin Kuasai Harta, Anak Tiri Habisi Nyawa Ibu Tiri di Bandung

Date:

Trending

Patok Merah Putih Sebagai Tanda Dimulakan Pembangunan Asrama Yatim Yayasan PADI

M4M4T.COM, Kabupaten Bekasi -Hari Ahad, 30 Juni 2024 akan...

Gelaran PON XXI, Putra Nababan: Pelaku Parekraf Jadi Lokomotif Geliat Ekonomi

M4M4T.COM, Jakarta - Geliat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON)...

Perbakin Kota Bandarlampung Helat Kejuaraan Menembak Nasional

M4M4T.COM, Bandarlampung - Pengurus Kota (Pengkot) Perbakin Kota Bandarlampung...

Penelusuran Tim Media AsMEN Ungkap Sejarah Istana Kepresidenan Yogyakarta

M4M4T.COM | Yogyakarta - Sejumlah perwakilan media massa yang...

Tiga Tahun Berturut-turut, Kemendagri Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa melalui Gerakan 10 Juta Bendera

M4M4T.COM, Pekanbaru – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat...
spot_imgspot_img

BANDUNG __ mamatnews.com — Sebuah tragedi memilukan terjadi di Jalan Pamitran, Kelurahan Cipadung Kulon, Kecamatan Panyileukan, Kota Bandung, Minggu (27/9/2026). Seorang pria berinisial DH (31) diduga membunuh ibu tirinya, AT (53), di kediaman bersama.

Kapolsek Panyileukan AKP Anang Suryana membenarkan peristiwa tersebut. Kronologi bermula ketika DH diduga menggunakan alat kejut listrik (stun gun) untuk melumpuhkan korban. Setelah korban jatuh tak berdaya, DH kemudian menusuknya berkali-kali menggunakan pisau dapur — tepat di leher, perut, pelipis kanan, hingga mata kanan.

“Menempelkan stun gun ke badan korban lalu korban jatuh. Tak lama kemudian DH menusuk leher, perut, pelipis kanan dan mata kanan,” jelas Anang.

Dugaan motif yang muncul berkaitan erat dengan urusan dalam rumah tangga. DH dilaporkan merasa kesal karena porsi makan yang diterimanya dianggap sedikit, serta memiliki keinginan menguasai harta berupa rumah milik ayahnya yang diduga hendak diambil alih oleh korban.

“Motifnya ada rasa dendam. Korban dianggap berusaha menguasai harta berupa rumah, dan pelaku merasa hanya diberi porsi makan sedikit,” ungkap Anang.

Setelah peristiwa itu, DH tidak melarikan diri dan tetap berada di lokasi. Jenazah korban telah dibawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut. Pihak kepolisian kini menangani kasus tersebut guna mengungkap seluruh fakta dan memproses pelaku sesuai hukum yang berlaku.
[ Uswatun ]

( Dok. Foto : Liputan6.com )

Langganan

- - Tidak Pernah Ketinggalan Berita Terbaru

- Dapat Mengkases Berita Ekslusif

- Gratis

Untuk Kamu

spot_img

Tinggalkan Balasan