BANDUNG __ mamatnews.com — Sebuah tragedi memilukan terjadi di Jalan Pamitran, Kelurahan Cipadung Kulon, Kecamatan Panyileukan, Kota Bandung, Minggu (27/9/2026). Seorang pria berinisial DH (31) diduga membunuh ibu tirinya, AT (53), di kediaman bersama.
Kapolsek Panyileukan AKP Anang Suryana membenarkan peristiwa tersebut. Kronologi bermula ketika DH diduga menggunakan alat kejut listrik (stun gun) untuk melumpuhkan korban. Setelah korban jatuh tak berdaya, DH kemudian menusuknya berkali-kali menggunakan pisau dapur — tepat di leher, perut, pelipis kanan, hingga mata kanan.
“Menempelkan stun gun ke badan korban lalu korban jatuh. Tak lama kemudian DH menusuk leher, perut, pelipis kanan dan mata kanan,” jelas Anang.
Dugaan motif yang muncul berkaitan erat dengan urusan dalam rumah tangga. DH dilaporkan merasa kesal karena porsi makan yang diterimanya dianggap sedikit, serta memiliki keinginan menguasai harta berupa rumah milik ayahnya yang diduga hendak diambil alih oleh korban.
“Motifnya ada rasa dendam. Korban dianggap berusaha menguasai harta berupa rumah, dan pelaku merasa hanya diberi porsi makan sedikit,” ungkap Anang.
Setelah peristiwa itu, DH tidak melarikan diri dan tetap berada di lokasi. Jenazah korban telah dibawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut. Pihak kepolisian kini menangani kasus tersebut guna mengungkap seluruh fakta dan memproses pelaku sesuai hukum yang berlaku.
[ Uswatun ]
( Dok. Foto : Liputan6.com )




