BerandaBerita UtamaAnggota DPR Cecar Mantan Kalapas Cibinong: Siapa Perintahkan Hilangkan Barang "Mewah" Usai...

Anggota DPR Cecar Mantan Kalapas Cibinong: Siapa Perintahkan Hilangkan Barang “Mewah” Usai Pemeriksaan Ombudsman

Date:

Trending

Patok Merah Putih Sebagai Tanda Dimulakan Pembangunan Asrama Yatim Yayasan PADI

M4M4T.COM, Kabupaten Bekasi -Hari Ahad, 30 Juni 2024 akan...

Gelaran PON XXI, Putra Nababan: Pelaku Parekraf Jadi Lokomotif Geliat Ekonomi

M4M4T.COM, Jakarta - Geliat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON)...

Perbakin Kota Bandarlampung Helat Kejuaraan Menembak Nasional

M4M4T.COM, Bandarlampung - Pengurus Kota (Pengkot) Perbakin Kota Bandarlampung...

Penelusuran Tim Media AsMEN Ungkap Sejarah Istana Kepresidenan Yogyakarta

M4M4T.COM | Yogyakarta - Sejumlah perwakilan media massa yang...

Tiga Tahun Berturut-turut, Kemendagri Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa melalui Gerakan 10 Juta Bendera

M4M4T.COM, Pekanbaru – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat...
spot_imgspot_img

JAKARTA __ mamatnews.com — Suasana Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XIII DPR RI memanas saat Anggota Komisi Yanuar Arif Wibowo menanyai tajam Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong yang telah dinonaktifkan, Wisnu Hani Putranto, terkait perubahan drastis kondisi rumah dinas pasca-temuan Ombudsman RI.

Dalam sidang yang juga dihadiri Direktur Jenderal Pemasyarakatan Mashudi, Yanuar menyoroti ketidaksesuaian kondisi saat inspeksi Ombudsman dan kunjungan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas) Agus Andrianto dua hari kemudian. Sofa, pendingin ruangan, foto di meja, dan berbagai barang yang sempat terekam nyata tiba-tiba lenyap.

“Siapa yang memerintahkan pemindahan itu? Barang-barang temuan Ombudsman hilang sekejap, Menteri saja bingung melihat perbedaannya. Siapa yang menyuruh?” tanya Yanuar.

Wisnu mengaku sendiri yang memerintahkan pemindahan dengan alasan barang-barang tersebut bukan milik negara. Namun jawaban itu tak memuaskan. Saat ditanya siapa yang mengizinkan barang-barang itu masuk ke rumah dinas sejak awal, Wisnu melimpahkan tanggung jawab kepada Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban.

Yanuar tak menerima alasan tersebut. “Anda menjabat Kalapas sudah tiga tahun per Oktober ini. Tentu Anda tahu persis barang-barang itu masuk. Kenapa baru diurus setelah Ombudsman datang?” tantangnya.

Ketika Wisnu menyatakan dirinya tak pernah berkunjung ke rumah dinas itu, Yanuar menegur tegas: “Jangan berbohong, Pak. Publik sudah menyaksikan perbedaannya. Anda tidak hanya membohongi Menteri, tetapi juga seluruh rakyat Indonesia.”
[ Uswatun ]

( Dok. Foto : Liputan6.com )

Langganan

- - Tidak Pernah Ketinggalan Berita Terbaru

- Dapat Mengkases Berita Ekslusif

- Gratis

Untuk Kamu

spot_img

Tinggalkan Balasan