BerandaBerita UtamaBahlil Minta Golongan Mampu Tak Ambil BBM Subsidi, Masih Dikaji

Bahlil Minta Golongan Mampu Tak Ambil BBM Subsidi, Masih Dikaji

Date:

Trending

Patok Merah Putih Sebagai Tanda Dimulakan Pembangunan Asrama Yatim Yayasan PADI

M4M4T.COM, Kabupaten Bekasi -Hari Ahad, 30 Juni 2024 akan...

Gelaran PON XXI, Putra Nababan: Pelaku Parekraf Jadi Lokomotif Geliat Ekonomi

M4M4T.COM, Jakarta - Geliat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON)...

Perbakin Kota Bandarlampung Helat Kejuaraan Menembak Nasional

M4M4T.COM, Bandarlampung - Pengurus Kota (Pengkot) Perbakin Kota Bandarlampung...

Penelusuran Tim Media AsMEN Ungkap Sejarah Istana Kepresidenan Yogyakarta

M4M4T.COM | Yogyakarta - Sejumlah perwakilan media massa yang...

Tiga Tahun Berturut-turut, Kemendagri Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa melalui Gerakan 10 Juta Bendera

M4M4T.COM, Pekanbaru – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat...
spot_imgspot_img

JAKARTA _ mamatnews.com — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia meminta kelompok masyarakat yang tergolong mampu secara ekonomi agar tidak membeli Bahan Bakar Minyak bersubsidi. Langkah ini dilakukan agar subsidi tepat sasaran dan dapat dinikmati oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkannya.

“Yang kaya-kaya, yang sudah mampu itu jangan mengambil hak rakyat. Subsidi itu untuk saudara-saudara kita yang berhak menerimanya,” tegas Bahlil, Rabu (19/8/2026).

Berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional, kelompok desil 9–10 merupakan 20 persen penduduk dengan tingkat kesejahteraan tertinggi. Sementara itu, kelompok desil 1–5 menjadi prioritas utama penerima bantuan dan akses BBM bersubsidi. Saat ini, pembelian BBM subsidi sudah dibatasi, yakni kendaraan penumpang maksimal 50 liter per hari serta bus dan truk maksimal 200 liter per hari.

Rencana pembatasan pembelian berdasarkan kategori desil ekonomi sendiri masih dalam tahap kajian mendalam. Hal senada juga disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang turut mendukung agar BBM subsidi tidak dinikmati oleh kelompok masyarakat berkemampuan ekonomi tinggi.
[ Uswatun ]
( Dok. Foto : kompas.com )

Langganan

- - Tidak Pernah Ketinggalan Berita Terbaru

- Dapat Mengkases Berita Ekslusif

- Gratis

Untuk Kamu

spot_img

Tinggalkan Balasan