BerandaWilayahGubernur Pramono Anung Melayat Korban Kericuhan Pejompongan dan Jenguk Korban Luka

Gubernur Pramono Anung Melayat Korban Kericuhan Pejompongan dan Jenguk Korban Luka

Date:

Trending

Patok Merah Putih Sebagai Tanda Dimulakan Pembangunan Asrama Yatim Yayasan PADI

M4M4T.COM, Kabupaten Bekasi -Hari Ahad, 30 Juni 2024 akan...

Gelaran PON XXI, Putra Nababan: Pelaku Parekraf Jadi Lokomotif Geliat Ekonomi

M4M4T.COM, Jakarta - Geliat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON)...

Perbakin Kota Bandarlampung Helat Kejuaraan Menembak Nasional

M4M4T.COM, Bandarlampung - Pengurus Kota (Pengkot) Perbakin Kota Bandarlampung...

Penelusuran Tim Media AsMEN Ungkap Sejarah Istana Kepresidenan Yogyakarta

M4M4T.COM | Yogyakarta - Sejumlah perwakilan media massa yang...

Tiga Tahun Berturut-turut, Kemendagri Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa melalui Gerakan 10 Juta Bendera

M4M4T.COM, Pekanbaru – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat...
spot_imgspot_img

JAKARTA _ mamatnews.com — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyambangi rumah duka Bambang Setiawan (59), korban yang meninggal dunia akibat kericuhan di kawasan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Jumat (29/8/2026) malam. Kedatangannya disambut langsung oleh istri serta kedua putra almarhum untuk menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam.

Usai melayat, Pramono juga menyempatkan diri menjenguk Fathur, siswa SMA yang menjadi korban pengeroyokan. Setelah dikunjungi, Fathur segera dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulans guna mendapatkan penanganan medis yang lebih lengkap. Kepada awak media, Pramono hanya memberi isyarat mengangkat kedua tangan sebagai bentuk permohonan maaf tanpa menyampaikan pernyataan panjang lebar.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan bahwa Bambang dievakuasi dalam kondisi pingsan saat kerusuhan terjadi pada Kamis (27/8/2026) atas laporan masyarakat. Korban dibawa ke RS Mintohardjo namun nyawanya tak tertolong saat penanganan medis dilakukan. Jasad kemudian dipindahkan ke RS Polri Kramatjati untuk proses identifikasi. Pihak kepolisian telah bertemu keluarga korban, namun keluarga menolak dilakukannya pemeriksaan autopsi.
[ Uswatun ]

( Dok. Foto : kompas.tv )

Langganan

- - Tidak Pernah Ketinggalan Berita Terbaru

- Dapat Mengkases Berita Ekslusif

- Gratis

Untuk Kamu

spot_img

Tinggalkan Balasan