BerandaHUKUMKPK Tangkap 14 Orang Termasuk Sestama BNPB dalam OTT Dugaan Korupsi

KPK Tangkap 14 Orang Termasuk Sestama BNPB dalam OTT Dugaan Korupsi

Date:

Trending

Patok Merah Putih Sebagai Tanda Dimulakan Pembangunan Asrama Yatim Yayasan PADI

M4M4T.COM, Kabupaten Bekasi -Hari Ahad, 30 Juni 2024 akan...

Gelaran PON XXI, Putra Nababan: Pelaku Parekraf Jadi Lokomotif Geliat Ekonomi

M4M4T.COM, Jakarta - Geliat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON)...

Perbakin Kota Bandarlampung Helat Kejuaraan Menembak Nasional

M4M4T.COM, Bandarlampung - Pengurus Kota (Pengkot) Perbakin Kota Bandarlampung...

Penelusuran Tim Media AsMEN Ungkap Sejarah Istana Kepresidenan Yogyakarta

M4M4T.COM | Yogyakarta - Sejumlah perwakilan media massa yang...

Tiga Tahun Berturut-turut, Kemendagri Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa melalui Gerakan 10 Juta Bendera

M4M4T.COM, Pekanbaru – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat...
spot_imgspot_img

JAKARTA __ mamatnews.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Selasa (13/10/2026). Sebanyak 14 orang telah diamankan, termasuk Sekretaris Utama (Sestama) BNPB, Dr. apt. Rustian.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengonfirmasi penangkapan tersebut. “Selain Sestama, yang diamankan juga meliputi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) serta pihak-pihak lain termasuk dari unsur swasta,” ungkapnya. Pengamanan dilakukan di sejumlah lokasi wilayah Jabodetabek. Saat ini ke-14 orang tersebut sedang diperiksa secara intensif di Gedung Merah Putih KPK. Status hukum mereka akan ditetapkan pada malam hari ini setelah proses ekspos pimpinan selesai dilakukan. Detail kronologi dan konstruksi perkara akan diumumkan secara terpisah.

Menanggapi hal tersebut, BNPB menyatakan sikap kooperatif. Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, menyampaikan: “BNPB menghormati sepenuhnya proses hukum yang sedang berjalan dan tidak akan melakukan intervensi apa pun.” BNPB juga menjunjung asas praduga tak bersalah, siap memberikan dukungan data dan informasi yang dibutuhkan, serta telah menginstruksikan Inspektorat Utama melakukan penelusuran internal dan pengamanan dokumen. Jajaran BNPB diminta tetap fokus menjalankan tugas penanggulangan bencana dan pelayanan kemanusiaan.
[ Annisaa ]

( Dok. Foto : Liputan6.com )

Langganan

- - Tidak Pernah Ketinggalan Berita Terbaru

- Dapat Mengkases Berita Ekslusif

- Gratis

Untuk Kamu

spot_img

Tinggalkan Balasan