BerandaNasionalNama Karakter Anime Populer Mewarnai Data Kependudukan Semester I 2026

Nama Karakter Anime Populer Mewarnai Data Kependudukan Semester I 2026

Date:

Trending

Patok Merah Putih Sebagai Tanda Dimulakan Pembangunan Asrama Yatim Yayasan PADI

M4M4T.COM, Kabupaten Bekasi -Hari Ahad, 30 Juni 2024 akan...

Gelaran PON XXI, Putra Nababan: Pelaku Parekraf Jadi Lokomotif Geliat Ekonomi

M4M4T.COM, Jakarta - Geliat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON)...

Perbakin Kota Bandarlampung Helat Kejuaraan Menembak Nasional

M4M4T.COM, Bandarlampung - Pengurus Kota (Pengkot) Perbakin Kota Bandarlampung...

Penelusuran Tim Media AsMEN Ungkap Sejarah Istana Kepresidenan Yogyakarta

M4M4T.COM | Yogyakarta - Sejumlah perwakilan media massa yang...

Tiga Tahun Berturut-turut, Kemendagri Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa melalui Gerakan 10 Juta Bendera

M4M4T.COM, Pekanbaru – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat...
spot_imgspot_img

JAKARTA _ mamatnews.com – Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri menampilkan fakta menarik dalam rilis Data Kependudukan Semester I 2026: ratusan warga Indonesia tercatat menggunakan nama yang terinspirasi dari tokoh-tokoh serial anime populer asal Jepang.

Berdasarkan catatan per 30 Juni 2026, nama Uzumaki menjadi yang terbanyak dipakai sebanyak 190 orang. Disusul Nobita 181 penduduk, Sasuke 158, Naruto 157, dan Uchiha 152 penduduk. Masih ada nama lain seperti D. Luffy (79), Shinchan (65), Boruto (60), Usopp (37), Inuyasha (23), Doraemon (16), hingga Suneo sebanyak 8 penduduk. “Ini menunjukkan nama bukan sekadar identitas, melainkan juga cerminan inspirasi serta pengaruh budaya populer di masyarakat,” tulis pihak Dukcapil.

Selain fenomena nama, data juga menampilkan komposisi generasi penduduk. Generasi Z menempati urutan teratas dengan 75,37 juta jiwa atau 25,98 persen, disusul Milenial 68,54 juta (23,62%), Generasi X 55,51 juta (19,13%), dan Generasi Alpha 55,42 juta (19,10%). Selanjutnya Baby Boomers 26,63 juta (9,18%), Generasi Beta 5,41 juta (1,87%), Generasi Pendiam 3,21 juta (1,11%), dan Generasi Terdahulu hanya 35.590 jiwa (0,01%).

Secara keseluruhan, jumlah penduduk Indonesia kini mencapai 290,13 juta jiwa, bertambah sekitar 1,81 juta dibanding akhir tahun lalu. Sekitar 69,30 persen atau sebagian besar berada di usia produktif, yang berarti Indonesia masih menikmati bonus demografi sebagai kekuatan besar menuju visi Indonesia Emas 2045. Data ini akan menjadi acuan utama pemerintah dalam menyusun kebijakan di berbagai bidang agar tepat sasaran.
[ Uswatun ]

( Dok. Foto : kompas.tv )

Langganan

- - Tidak Pernah Ketinggalan Berita Terbaru

- Dapat Mengkases Berita Ekslusif

- Gratis

Untuk Kamu

spot_img

Tinggalkan Balasan