BerandaHUKUMPetugas Rutan Depok Diduga Terima Rp1 Juta per Kali Selundupkan Sabu, Sudah...

Petugas Rutan Depok Diduga Terima Rp1 Juta per Kali Selundupkan Sabu, Sudah Tiga Kali Lakukan

Date:

Trending

Patok Merah Putih Sebagai Tanda Dimulakan Pembangunan Asrama Yatim Yayasan PADI

M4M4T.COM, Kabupaten Bekasi -Hari Ahad, 30 Juni 2024 akan...

Gelaran PON XXI, Putra Nababan: Pelaku Parekraf Jadi Lokomotif Geliat Ekonomi

M4M4T.COM, Jakarta - Geliat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON)...

Perbakin Kota Bandarlampung Helat Kejuaraan Menembak Nasional

M4M4T.COM, Bandarlampung - Pengurus Kota (Pengkot) Perbakin Kota Bandarlampung...

Penelusuran Tim Media AsMEN Ungkap Sejarah Istana Kepresidenan Yogyakarta

M4M4T.COM | Yogyakarta - Sejumlah perwakilan media massa yang...

Tiga Tahun Berturut-turut, Kemendagri Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa melalui Gerakan 10 Juta Bendera

M4M4T.COM, Pekanbaru – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat...
spot_imgspot_img

DEPOK __ mamatnews.com — Polres Metro Depok mengungkap hasil penyelidikan awal dugaan penyelundupan narkotika ke Rutan Kelas I Depok. Seorang petugas berinisial S diduga bertindak sebagai perantara warga binaan memasukkan sabu dengan bayaran Rp1 juta setiap kali pengantaran.

Kasat Narkoba Polres Metro Depok Kompol Sutirto menjelaskan, dua warga binaan berinisial A dan Y kedapatan mengonsumsinya pada 27 September 2026 — videonya baru viral pada 3 Oktober. Saat diperiksa, hasil cek urin keduanya positif, sedangkan petugas S negatif.

Dari pengakuan warga binaan A, sabu didapat dari seseorang berinisial R di wilayah Tapos melalui perantaraan petugas S. Pengiriman sudah terjadi tiga kali: 29 Agustus, 6 September, dan 27 September 2026. R kini masuk daftar pencarian orang.

Selain S, satu petugas lain diduga membantu menyelundupkan lampu disko dan alat musik untuk kegiatan pesta di dalam rutan. Kedua petugas ini telah diperiksa dan hasilnya akan diserahkan ke instansi untuk pemberian sanksi administratif maupun kode etik.

Kapolres Metro Depok Kombes Christian Rony Putra menegaskan penyelidikan masih berjalan untuk mengungkap seluruh jaringan peredaran narkoba yang beroperasi dari dalam rutan. “Kami dalami siapa saja yang terlibat agar tak terulang lagi,” ujarnya. Dua warga binaan tersebut ternyata sudah ditahan atas kasus narkoba yang sama.
[ Uswatun ]

( Dok. Foto : Liputan6.com )

Langganan

- - Tidak Pernah Ketinggalan Berita Terbaru

- Dapat Mengkases Berita Ekslusif

- Gratis

Untuk Kamu

spot_img

Tinggalkan Balasan