BerandaBerita UtamaUsia 17 Tahun Langsung Dapat Rekening Bank dengan Saldo Rp50.000, Ini Skemanya

Usia 17 Tahun Langsung Dapat Rekening Bank dengan Saldo Rp50.000, Ini Skemanya

Date:

Trending

Patok Merah Putih Sebagai Tanda Dimulakan Pembangunan Asrama Yatim Yayasan PADI

M4M4T.COM, Kabupaten Bekasi -Hari Ahad, 30 Juni 2024 akan...

Gelaran PON XXI, Putra Nababan: Pelaku Parekraf Jadi Lokomotif Geliat Ekonomi

M4M4T.COM, Jakarta - Geliat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON)...

Perbakin Kota Bandarlampung Helat Kejuaraan Menembak Nasional

M4M4T.COM, Bandarlampung - Pengurus Kota (Pengkot) Perbakin Kota Bandarlampung...

Penelusuran Tim Media AsMEN Ungkap Sejarah Istana Kepresidenan Yogyakarta

M4M4T.COM | Yogyakarta - Sejumlah perwakilan media massa yang...

Tiga Tahun Berturut-turut, Kemendagri Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa melalui Gerakan 10 Juta Bendera

M4M4T.COM, Pekanbaru – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat...
spot_imgspot_img

JAKARTA _ mamatnews.com — Pemerintah merencanakan pemberian rekening bank secara otomatis lengkap dengan saldo awal Rp50.000 bagi setiap warga yang memasuki usia 17 tahun. Kebijakan ini merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto demi mewujudkan kepemilikan rekening perbankan secara menyeluruh di kalangan masyarakat.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, program ini bukan sekadar soal akses keuangan, melainkan langkah strategis agar penyaluran bantuan sosial dapat berlangsung transparan dan tepat sasaran. Rekening tersebut juga dilengkapi sistem pembayaran QR tanpa biaya potongan, sehingga sangat menguntungkan pelaku UMKM sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi syariah.

“Ada sistem pembayaran QR otomatis tanpa biaya. Nol biaya untuk para pedagang. Diharapkan ini mendorong UMKM dan perekonomian syariah,” ujar Airlangga dalam Simposium IAEI di Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Dua bank BUMN yang ditunjuk sebagai pelaksana adalah Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Syariah Indonesia (BSI). Saldo awal Rp50.000 dipastikan tidak akan terpotong biaya administrasi melalui regulasi yang sedang disusun bersama Bank Indonesia dan OJK.

Pembukaan rekening akan diselaraskan dengan penerbitan KTP berbasis NIK dari Ditjen Dukcapil. Dalam jangka panjang, pemerintah menargetkan 200 juta penduduk Indonesia memiliki akses rekening formal. Skema teknis — apakah sepenuhnya otomatis atau tetap ada langkah pendaftaran — masih dibahas sebelum pelaksanaan resmi.
[ Uswatun ]

( Dok. Foto : iNews.id )

Langganan

- - Tidak Pernah Ketinggalan Berita Terbaru

- Dapat Mengkases Berita Ekslusif

- Gratis

Untuk Kamu

spot_img

Tinggalkan Balasan