BerandaBerita UtamaAnggaran MBG 2027 Capai Rp240 Triliun, 97 Persen Langsung untuk Penyediaan Makanan...

Anggaran MBG 2027 Capai Rp240 Triliun, 97 Persen Langsung untuk Penyediaan Makanan Bergizi

Date:

Trending

Patok Merah Putih Sebagai Tanda Dimulakan Pembangunan Asrama Yatim Yayasan PADI

M4M4T.COM, Kabupaten Bekasi -Hari Ahad, 30 Juni 2024 akan...

Gelaran PON XXI, Putra Nababan: Pelaku Parekraf Jadi Lokomotif Geliat Ekonomi

M4M4T.COM, Jakarta - Geliat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON)...

Perbakin Kota Bandarlampung Helat Kejuaraan Menembak Nasional

M4M4T.COM, Bandarlampung - Pengurus Kota (Pengkot) Perbakin Kota Bandarlampung...

Penelusuran Tim Media AsMEN Ungkap Sejarah Istana Kepresidenan Yogyakarta

M4M4T.COM | Yogyakarta - Sejumlah perwakilan media massa yang...

Tiga Tahun Berturut-turut, Kemendagri Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa melalui Gerakan 10 Juta Bendera

M4M4T.COM, Pekanbaru – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat...
spot_imgspot_img

JAKARTA _ mamatnews.com — Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono merinci alokasi anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta kelembagaannya dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun 2027 sebesar Rp240 triliun. Rincian ini disampaikan usai pertemuannya dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Jakarta, Jumat (28/8/2026).

Dari total anggaran tersebut, sebanyak 97 persen atau setara Rp232,8 triliun dialokasikan langsung untuk penyelenggaraan program pemberian makan bergizi. Sementara sisa 3 persen atau sekitar Rp7,2 triliun diperuntukkan bagi kebutuhan operasional BGN, mencakup pengawasan, pemantauan, serta penggajian Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi berstatus PPPK di berbagai wilayah.

Sudaryono juga melaporkan realisasi anggaran tahun berjalan per 27 Agustus 2026 telah mencapai 56 persen atau sebesar Rp117 triliun. Angka ini berasal dari hasil efisiensi yang dilakukan terhadap alokasi awal semula Rp268 triliun menjadi pagu definitif Rp229 triliun.

Sebelumnya, Menteri Keuangan telah menetapkan alokasi program ini naik menjadi Rp240 triliun pada tahun depan, lebih tinggi dibandingkan pagu tahun ini. Demi menjamin ketepatan sasaran dan kelayakan pelaksanaan, Kementerian Keuangan memperkuat pengawasan melalui jaringan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan yang turun langsung memeriksa kondisi di lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di seluruh kabupaten dan kota di Indonesia.
[ Annisaa ]

( Dok. Foto : kompaa.tv )

Langganan

- - Tidak Pernah Ketinggalan Berita Terbaru

- Dapat Mengkases Berita Ekslusif

- Gratis

Untuk Kamu

spot_img

Tinggalkan Balasan