BerandaBerita UtamaPeringatan Hari Kesaktian Pancasila di Rumah Pancasila Kramat Jati: Tegakkan Nilai Lewat...

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Rumah Pancasila Kramat Jati: Tegakkan Nilai Lewat Kepedulian Nyata

Date:

Trending

Patok Merah Putih Sebagai Tanda Dimulakan Pembangunan Asrama Yatim Yayasan PADI

M4M4T.COM, Kabupaten Bekasi -Hari Ahad, 30 Juni 2024 akan...

Gelaran PON XXI, Putra Nababan: Pelaku Parekraf Jadi Lokomotif Geliat Ekonomi

M4M4T.COM, Jakarta - Geliat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON)...

Perbakin Kota Bandarlampung Helat Kejuaraan Menembak Nasional

M4M4T.COM, Bandarlampung - Pengurus Kota (Pengkot) Perbakin Kota Bandarlampung...

Penelusuran Tim Media AsMEN Ungkap Sejarah Istana Kepresidenan Yogyakarta

M4M4T.COM | Yogyakarta - Sejumlah perwakilan media massa yang...

Tiga Tahun Berturut-turut, Kemendagri Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa melalui Gerakan 10 Juta Bendera

M4M4T.COM, Pekanbaru – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat...
spot_imgspot_img

JAKARTA TIMUR __ mamatnews.com — Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2026 berlangsung khidmat di Rumah Pancasila, Jalan Penggilingan Baru, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Kramat Jati. Kegiatan yang digelar Paguyuban Nasional Kesaktian Pancasila ini memadukan peringatan sejarah dengan santunan anak yatim sebagai wujud pengamalan nilai luhur bangsa.

Jajaran Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DKI Jakarta turut hadir, diwakili Kepala Bidang Pembinaan Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Herlina Suswita. Dalam sambutannya, Herlina membuka dengan pantun:

“Jalan pagi melihat pelangi, Burung hinggap di pohon jati.
Hari Kesaktian Pancasila dikenang kembali, Mari jaga persatuan sepenuh hati.”

Lanjutnya:

“Pergi ke pasar membeli mangga, Mangga manis rasanya segar.
Pancasila tegak di bumi tercinta, Dasar negara penyemangat ajar.”

Herlina menyampaikan apresiasi Pemprov DKI kepada Paguyuban sebagai mitra strategis. “Pancasila terbukti sakti karena berakar dari budaya bangsa. Di Jakarta yang beragam, Pancasila adalah perekat satu-satunya. Tugas menjaganya bukan hanya pemerintah, melainkan kita semua,” ujarnya. Santunan anak yatim, katanya, adalah perwujudan nyata Sila ke-2 dan ke-5 — Pancasila tidak boleh hanya dihafal, tetapi diwujudkan lewat kepedulian. Penutup: “Makan ketupat lauknya ikan, Pancasila abadi di hati kami.”

Ketua Umum Paguyuban, Mayor Sidik Pangurian, menyambut hangat kehadiran para tamu. “Rumah Pancasila ini adalah rumah rakyat. Menjaga Pancasila tidak harus besar dan mahal — menyantuni anak yatim, menjaga kerukunan di lingkungan, itu sudah menjaga kesaktian Pancasila,” tegasnya. Ia berharap sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan ormas terus terjalin demi Jakarta yang damai dan Pancasilais.

Acara ditutup dengan penyerahan santunan secara simbolis dalam suasana kekeluargaan yang hangat.
[ Annisaa ]

Langganan

- - Tidak Pernah Ketinggalan Berita Terbaru

- Dapat Mengkases Berita Ekslusif

- Gratis

Untuk Kamu

spot_img

Tinggalkan Balasan