BerandaNasionalSeskab Teddy Indra Wijaya Imbau Masyarakat Waspada Abu Vulkanik Anak Krakatau, Soekarno-Hatta...

Seskab Teddy Indra Wijaya Imbau Masyarakat Waspada Abu Vulkanik Anak Krakatau, Soekarno-Hatta Tutup Sementara

Date:

Trending

Patok Merah Putih Sebagai Tanda Dimulakan Pembangunan Asrama Yatim Yayasan PADI

M4M4T.COM, Kabupaten Bekasi -Hari Ahad, 30 Juni 2024 akan...

Gelaran PON XXI, Putra Nababan: Pelaku Parekraf Jadi Lokomotif Geliat Ekonomi

M4M4T.COM, Jakarta - Geliat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON)...

Perbakin Kota Bandarlampung Helat Kejuaraan Menembak Nasional

M4M4T.COM, Bandarlampung - Pengurus Kota (Pengkot) Perbakin Kota Bandarlampung...

Penelusuran Tim Media AsMEN Ungkap Sejarah Istana Kepresidenan Yogyakarta

M4M4T.COM | Yogyakarta - Sejumlah perwakilan media massa yang...

Tiga Tahun Berturut-turut, Kemendagri Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa melalui Gerakan 10 Juta Bendera

M4M4T.COM, Pekanbaru – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat...
spot_imgspot_img

JAKARTA _ mamatnews.com — Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengeluarkan serangkaian imbauan keselamatan kepada masyarakat menyusul menyebarnya abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau yang telah mencapai wilayah Jakarta dan Jawa Barat pada Minggu (6/9/2026) pukul 07.00 WIB.

Teddy meminta masyarakat yang harus beraktivitas di luar rumah untuk menggunakan masker N95 atau KN95 guna melindungi saluran pernapasan dari partikel debu vulkanik. Selain itu, disarankan memakai kacamata pelindung dan menghindari penggunaan lensa kontak atau softlens. Aktivitas di ruang terbuka juga diimbau untuk dikurangi selama kualitas udara belum membaik. Bagi pengguna jalan, diminta mengurangi kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan, karena abu vulkanik dapat mengurangi jarak pandang serta membuat permukaan jalan menjadi licin. Masyarakat juga diingatkan untuk mencuci tangan dan wajah setelah beraktivitas di luar ruangan.

Sementara itu, demi keselamatan penerbangan, operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta dihentikan sementara hingga pukul 13.30 WIB. Informasi terkait perubahan jadwal dan kompensasi akan disampaikan secara berkala oleh Kementerian Perhubungan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan teridentifikasi dua klaster sebaran abu vulkanik. Pada ketinggian hingga 20.000 kaki, abu bergerak ke arah timur–selatan dan mencakup DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, serta perairan sekitarnya. Sedangkan pada ketinggian hingga 50.000 kaki, sebaran bergerak ke arah barat daya–barat laut, mencakup Banten, Lampung, Bengkulu, Selat Sunda bagian selatan, hingga Samudra Hindia.

BMKG memperkirakan cuaca di sekitar Gunung Anak Krakatau cerah hingga berawan pada 6–8 September, dengan angin bertiup dari timur–tenggara sekitar 31–37 km/jam. Masyarakat dan pengguna transportasi diimbau terus memantau informasi resmi dari BMKG dan instansi terkait.
[ Annisaa ]

( Dok. Foto : Liputan6.com )

Langganan

- - Tidak Pernah Ketinggalan Berita Terbaru

- Dapat Mengkases Berita Ekslusif

- Gratis

Untuk Kamu

spot_img

Tinggalkan Balasan