BerandaNasionalBNPB: Jangan Saling Menyalahkan, Tangani Asap Lintas Batas Secara Bersama

BNPB: Jangan Saling Menyalahkan, Tangani Asap Lintas Batas Secara Bersama

Date:

Trending

Patok Merah Putih Sebagai Tanda Dimulakan Pembangunan Asrama Yatim Yayasan PADI

M4M4T.COM, Kabupaten Bekasi -Hari Ahad, 30 Juni 2024 akan...

Gelaran PON XXI, Putra Nababan: Pelaku Parekraf Jadi Lokomotif Geliat Ekonomi

M4M4T.COM, Jakarta - Geliat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON)...

Perbakin Kota Bandarlampung Helat Kejuaraan Menembak Nasional

M4M4T.COM, Bandarlampung - Pengurus Kota (Pengkot) Perbakin Kota Bandarlampung...

Penelusuran Tim Media AsMEN Ungkap Sejarah Istana Kepresidenan Yogyakarta

M4M4T.COM | Yogyakarta - Sejumlah perwakilan media massa yang...

Tiga Tahun Berturut-turut, Kemendagri Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa melalui Gerakan 10 Juta Bendera

M4M4T.COM, Pekanbaru – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat...
spot_imgspot_img

JAKARTA _ mamatnews.com— Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta Malaysia dan Singapura untuk tidak saling melempar kesalahan terkait dampak asap kebakaran hutan dan lahan yang melintasi batas negara. Penanganan persoalan tersebut seyogianya didasari data akurat dan langkah konkret yang saling melengkapi.

Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Berton Pandjaitan menjelaskan bahwa kebakaran hutan dan lahan pada hakikatnya tidak mengenal batas wilayah administrasi maupun batas negara. Oleh karenanya, penanganannya pun harus dilakukan secara bersama-sama dan tidak boleh terjebak pada tuduh-menuduh.

“Pendekatan kita bukan saling menyalahkan, melainkan bagaimana masing-masing negara melakukan upaya maksimal di wilayahnya dan bekerja sama mengurangi dampak asap lintas batas,” ujar Berton kepada awak media, Minggu (23/8/2026).

Berton menyampaikan bahwa pemerintah Indonesia memahami kekhawatiran negara-negara tetangga. Kendati demikian, Indonesia telah mengerahkan sumber daya yang sangat besar untuk mengendalikan titik api di wilayahnya. Upaya pemadaman dilakukan melalui jalur darat maupun udara, termasuk pengeboman air, operasi penanaman awan, serta pengerahan personel gabungan TNI–Polri bersama pemerintah daerah dan masyarakat. Penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran juga terus dipertegas.

Sebanyak 52 pesawat telah dikerahkan untuk penanganan di enam provinsi prioritas, di mana 30 pesawat bertugas di wilayah Kalimantan dan 22 pesawat lainnya beroperasi di Sumatera. Pemerintah memfokuskan upaya pada pengendalian api sedini dan sedekat mungkin dari sumbernya, guna menekan produksi asap sekaligus meminimalkan dampak yang meluas hingga ke negara tetangga.
[ Uswatun ]

( Dok. Foto : iNews.id )

Langganan

- - Tidak Pernah Ketinggalan Berita Terbaru

- Dapat Mengkases Berita Ekslusif

- Gratis

Untuk Kamu

spot_img

Tinggalkan Balasan