BerandaBERITA TNIKapal Induk Giuseppe Garibaldi Bertolak ke Indonesia, Akan Menjadi KRI Gajah Mada

Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Bertolak ke Indonesia, Akan Menjadi KRI Gajah Mada

Date:

Trending

Patok Merah Putih Sebagai Tanda Dimulakan Pembangunan Asrama Yatim Yayasan PADI

M4M4T.COM, Kabupaten Bekasi -Hari Ahad, 30 Juni 2024 akan...

Gelaran PON XXI, Putra Nababan: Pelaku Parekraf Jadi Lokomotif Geliat Ekonomi

M4M4T.COM, Jakarta - Geliat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON)...

Perbakin Kota Bandarlampung Helat Kejuaraan Menembak Nasional

M4M4T.COM, Bandarlampung - Pengurus Kota (Pengkot) Perbakin Kota Bandarlampung...

Penelusuran Tim Media AsMEN Ungkap Sejarah Istana Kepresidenan Yogyakarta

M4M4T.COM | Yogyakarta - Sejumlah perwakilan media massa yang...

Tiga Tahun Berturut-turut, Kemendagri Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa melalui Gerakan 10 Juta Bendera

M4M4T.COM, Pekanbaru – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat...
spot_imgspot_img

JAKARTA _ mamatnews.com — Kapal induk Angkatan Laut Italia, ITS Giuseppe Garibaldi, resmi berlayar dari menuju Indonesia pada Senin (24/8/2026) malam. Kapal ini nantinya akan menjadi kapal induk pertama milik Indonesia dan akan berganti nama menjadi KRI Gajah Mada setelah tiba di Tanah Air.

Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menyampaikan, kapal bertolak dari Italia sekitar pukul 22.00 waktu setempat. Dalam perjalanan menuju Indonesia, kapal akan melintasi Terusan Suez dan Laut Merah, serta dikawal oleh fregat-fregat Angkatan Laut Italia. Kedatangannya diperkirakan tiba di Indonesia antara tanggal 15 hingga 20 September 2026.

“Namanya masih ITS Garibaldi, masih berbendera Italia. Tapi sesampainya di Indonesia akan berganti bendera menjadi KRI Gajah Mada,” ujar KSAL, Selasa (25/8/2026).

Setelah resmi menjadi bagian dari kekuatan TNI AL, KRI Gajah Mada dirancang tidak hanya untuk kepentingan satu matra saja. Kapal ini nantinya juga dapat mengoperasikan helikopter milik TNI Angkatan Udara maupun TNI Angkatan Darat, sebagai wujud sinergi dan persatuan antarmatra TNI.

“Kami bertekad kapal induk itu tidak hanya dilengkapi helikopter Angkatan Laut, tapi juga helikopter Angkatan Udara dan Angkatan Darat bisa berada di atas kapal,” tegas Ali. Hal ini sejalan dengan pesan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan peran TNI sebagai kunci utama persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
[ Annisaa ]

( Dok. Foto : iNews.id )

Langganan

- - Tidak Pernah Ketinggalan Berita Terbaru

- Dapat Mengkases Berita Ekslusif

- Gratis

Untuk Kamu

spot_img

Tinggalkan Balasan